WAGATABERITA.COM – MUNA. Perampok seorang pegawai negeri Dinas Kesehatan Kabupaten Muna Rabu (02/08/2017) berhasil membawa lari uang korban sebanyak Rp 185 juta.
Uang itu merupakan harga barang dagangannya yang baru saja ditagih dari pelanggannya.
Peristiwa itu membuat geger warga setempat. Sebab selama ini daerah penghasil jati itu, tak pernah ada peristiwa perampokan, apa lagi di tengah kota. “Ini benar – benar kejadian luar biasa,” ujar warga Raha.
Kronologis peristiwa naas yang menimpah Sukyati itu adalah pada tanggal 2 Agustus 2017 pukul 14 : 35 WITA bertempat di samping kantor Damkar jalan menuju SPBU Bypass, Raha depan kantor Kejaksaan Raha Jalan MH Tamrin Kel Wamponiki Kec Katobu Kab Muna, telah terjadi tindak pidana pencurian dan kekerasan/perampokan korban atas nama Sukyati, umur 36 tahun, pekerjaan PNS di Puskesmas Katobu, agama Islam, suku Muna, alamat Jalan Kamboja Kec Katobu Kab. Muna.
Perampokan diduga dilakukan oleh dua orang pemuda dengan menggunakan kendaraan motor Rx King warna hitam DT 3344 FE.
Rabu (02/08), korban habis menagih cicilan barang dengan menggunakan mobil Ayla warna merah. Dalam perjalanan dari arah depan Kejaksaan menuju jalan disamping Damkar arah SPBU tiba – tiba korban dihadang, dua pengendara sepeda motor RX King dan pelaku langsung memukul korban pada bagian perut sebanyak 2 kali, setelah itu pelaku langsung mengambil uang yang tersimpan dalam mobilnya
sebanyak Rp 185 juta.

Menurut saksi mata, Saprizal dan Suharta Sukyati melintas di depan kantor Kejari Muna, jalan MH Tamrin Kelurahan Wamponiki, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna.
Atas peristiwa perampokan itu kini korban sedang dirawat di RSUD Raha dan kasusnya telah ditangani Polsek Katobu. (Zainal Arifin Suyoto/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.