Sabtu, 18 April 2026, 21:42
Home / NEWS / HUKUM / ADA APA DENGAN SUKYATI, KORBAN PERAMPOKAN DI MUNA?
Kapolres Muna AKBP Agung Ramos P Sinaga. Sumber Foto : Zainal Arifin Suyoto

ADA APA DENGAN SUKYATI, KORBAN PERAMPOKAN DI MUNA?

WAGATABERITA.COM – MUNA. Ada apa dengan Sukyati, korban perampokan di Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra). Saat ini polisi menemukan ada kejanggalan atas kasus ini, kata AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga, Kapolres Muna kepada wartawan Kamis (03/08/2017).

Kapolres, merasa ada kejanggalan dalam kasus perampokan terhadap Sukyati, pegawai salah satu Puskesmas di Kabupaten Muna itu.

Kata Kepala Polres Muna, dirinya menilai kasus warga Bunga Kamboja, Kecamatan Katobu, Muna yang dirampok orang tak dikenal (OTK) menggunakan senpi berjenis pistol mengendarai sepeda motor RX – King masih penuh tanda tanya. Pihak kepolisian menemukan beberapa kejanggalan dalam mengungkap kasus tersebut.

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga mengungkapkan sampai saat ini Polres belum menerima laporan dari korban bahwa telah dirampok. Sementara dari hasil keterangan dan bukti – bukti di lapangan, polisi tidak mendapatkan adanya kejadian perampokan bersenjata api.

“Itu tidak benar kalau laporan korban ditolak, nyatanya sampai saat ini korban belum melaporkan. Korban juga tidak bisa memberikan keterangan sebenarnya karena alasannya masih shock. Kemudian dari hasil penyelidikan terdapat kejanggalan dari keterangan awal korban, terus di sekitar TKP tidak ada saksi yang melihat dan mobil juga tidak ada yang rusak,” kata Kapolres Kamis (03/08/2017).

Selain itu dari ciri – ciri sepeda motor besar yang dikendarai kedua pelaku jenis RX – King seperti keterangan korban juga ditemukan kejanggalan, sebab data yang diperoleh dari Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Samsat Muna, motor bernomor polisi DT 3341 FE dan DT 1135 FE, keduanya jenis Vega R milik warga Kendari, Sulawesi Tenggara.

“Kalau dari keterangannya, korban shock karena dipukuli dan ditodong, tapi korban mengatakan mengenali kedua jenis motor pelaku itu RX – King, kemudian berubah menyebutkan kalau satunya jenis ninja. Namun hasil penyelidikan jenis Vega R,” tambah Kapolres Muna.

Mobil Sukyati Saat Dirampok Tak Ada Yang Rusak. Sumber Foto : Zainal Arifin Suyoto

Sehubungan dengan peristiwa tersebut, dirinya menegaskan, pihaknya tetap akan melakukan pendalaman dan penyelidikan terkait kebenaran laporan dan kebenaran terjadinya perampokan.

“Sampai saat ini kita juga belum mendapatkan keterangan yang sebenarnya dari korban bahwa uangnya yang Rp 185 juta dinyatakan telah dirampok. Kita masih dalami penyelidikan uang itu dari mana,” tandasnya.

Sementara itu, korban Sukyati Suharta saat ditemui para awak media di rumahnya, berdalih tidak ingin melanjutkan laporan sebab pernah mengalami trauma berurusan dengan kepolisian atas kasus lama yang menimpanya.

“Saya takut bukan takut apa, tapi saya stres. Saya tidak mau melanjutkan yang penting saya sehat, itu saja pak,” kelitnya.

Paman korban, Senopati membenarkan belum melaporkannya ke Polres dikarenakan korban yang masih mengalami shock atas kejadian tersebut. Dia juga mengisahkan, pagi hari sebelum insiden terjadi, korban mengatakan bahwa ada teman korban datang menagih uang Rp 85 juta dirumah, tapi tidak diberikan sebab suami korban sedang tidur dengan mengunci kamar. Padahal suami korban berada di Kendari. (Zainal Arifin Suyoto/Halu)

Check Also

BEGINI HASIL AKHIR KONGRES LUB PERADRI

WAGATABERITA.COM – MAKASSAR. Kongres Nasional Luar Biasa (KNLB) Perhimpuan Advokat Republik Indonesia (PERADRI) akhirnya berhasil …