WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Beredarnya wortel import di Indonesia yang diduga kuat mengandung zat berbahaya, ditanggapi serius oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Seperti yang diketahui, terbongkarnya wortel import yang mengandung zat – zat berbahaya membuat masyarakat harus lebih berhati – hati saat hendak mengkonsumsinya.
Pasalnya keberadaan wortel impor yang diduga mengandung zat berbahaya ini berpotensi merusak mental anak – anak. Menanggapi hal tersebut, Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek dengan cepat dan tanggap melakukan penelusuran disejumlah pasar tradisional yang ada di kota tempe kripik.
“Kali ini kita segera melakukan penelusuran disejumlah pasar tradisional di Trenggalek untuk mengetahui adanya peredaran wortel import yang diduga mengandung zat – zat berbahaya. Pemeriksaan ini dilakukan agar, peredaran wortel import tidak menjadi momok bagi masyarakat sehingga bisa mengurangi dampak negatif yang akan terjadi,” ucap Kabid Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Trenggalek, Abdul Aziz Rianto saat dikonfirmasi, Rabu (23/08/2017).
Ditegaskan Aziz, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tidak ditemukan adanya peredaran wortel import di wilayah Kabupaten Trenggalek. Setelah dilakukan pemeriksaan disejumlah pasar, pihaknya mengaku keberadaan wortel import sudah lama tidak ada sekitar 1 tahun lalu. Bahkan, adanya wortel import beberapa waktu lalu tidak begitu banyak dicari para konsumen lantaran harganya yang cukup mahal.
“Mengingat adanya dugaan kandungan zat berbahaya yang ada pada wortel import ini, kita akan terus melakukan pemantauan terhadap pemasaran dan keberadaannya terlebih di Trenggalek. Dan dihimbau kepada Masyarakat Trenggalek untuk tidak membesar – besarkan isu tersebut, lantaran dapat dipastikan keberadaannya di Trenggalek tidak ada,” imbuhnya.
Dikonfirmasi terpisah, salah satu pedagang sayur di pasar basah Kabupaten Trenggalek mengungkapkan, meski beberapa kali pernah menjual wortel import, namun dirinya belum tau jika didalam wortel import tersebut terkandung zat – zat berbahaya.
“Memang beberapa waktu lalu pernah beredar wortel import ini, tapi belum sampai ada yang mengerti adanya kandungan zat berbahaya. Namun sudah hampir 1 tahun belakangan, tidak ada lagi yang menjual wortel import ini dan sampai saat ini juga belum ada yang terlihat menjualnya,” tutur Eko Wahyudi.
Terbongkarnya kasus wortel import yang diduga mengandung zat berbahaya ini terungkap pasca dilakukannya pengerebekan disalah satu gudang penyimpanan benih wortel import di Romokalisari Surabaya oleh tim satuan tugas pangan markas besar kepolisian RI pada beberapa waktu lalu. (Ayu Mila Sari/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.