Sabtu, 18 April 2026, 17:25
Home / SURABAYA / WARTAWAN PROBOLINGGO MINTA KAPOLRI TINDAK TEGAS KAPOLRES WAY KANAN
Sejumlah Wartawan Saat Melakukan Aksi Turun Jalan, Selasa (29/08/2017), Sumber Foto : Zulkiflie

WARTAWAN PROBOLINGGO MINTA KAPOLRI TINDAK TEGAS KAPOLRES WAY KANAN

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Belasan wartawan Probolinggo, Jawa Timur, mulai dari media cetak, online dan televisi, yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Probolinggo, menggelar aksi solidaritas terkait kasus kekerasan wartawan di Lampung. Mereka menggelaraksi solidaritas itu, Selasa  (29/08/2017).

Aksi ini bentuk protes keras atas pelecehan atau kekerasan verbal terhadap dua wartawan di Lampung, yakni Dedy Tornando dan Dina Firasta, yang dilakukan oleh Kapolres Way Kanan AKBP Budi Asrul Kurniawan, pada Minggu (27/08) lalu.

Dalam aksinya, belasan wartawan melakukan aksi longmarch sejauh satu kilometer sambil membawa poster bernada kecaman. Para wartawan juga melakukan aksi tutup mulut, dengan plester hitam sebagai simbol  perkataan yang kurang elok dan tidak pantas dikatakan oleh seorang perwira menengah.

Para wartawan kemudian meletakan kamera, dan seluruh atribut ditengah jalan serta lakukan aksi tabur bunga sebagai simbol matinya kebebasan pers. Wartawan meminta kapolri segera mengambil tindakan tegas dengan mencopot jabatan kapolres Way Kanan.

Salah Seorang Peserta Aksi Di Atas Tugu Bundaran Jalan Protokol Kota Probolinggo, Selasa (29/08/2017), Sumber Foto : Zulkiflie

Salah satu peserta aksi Happy mengatakan, ia bersama rekan wartawan lainnya meminta, pihak kepolisian mengusut tuntas kasus pelecehan yang dilakukan kapolres Way Kanan. “Kita ingin pimpinan polri menindak tegas anggotanya, yang kami nilai diluar batas kewajaran utamanya sebagai polisi yang masuk kategori perwira menengah, “tegas Happy.

Hal senada juga dilontarkan oleh koordinator aksi, Hisbullah Huda. Menurutnya apa yang dilakukan oleh kapolres Way Kanan, sudah diluar batas. Oleh karenanya, Kapolri sebagai pimpinan tertinggi instansi kepolisian turun tangan kasus yang terjadi.

Sebelumnya beredar rekaman yang ditengarai suara dari kapolres Way Kanan AKBP Budi Asrul Setiawan, yang mengatakan media Lampung kelas cacingan dan menyebut masyarakat saat ini lebih suka memilih nonton film porno, dan siaran luar negeri ketimbang TV dalam negeri. (Zulkiflie/Halu)

Check Also

AJAK KOMPAK ORANG TUA SISWA PETRA 5 ADAKAN FUN RUN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Student Learning Outcomes atau Disingkat SLO