Sabtu, 18 April 2026, 17:32
Home / JEMBER / DIDUGA ADA PENYELEWENGAN ADD, WARGA JEMBER DEMO
Demo Warga Jember Di Depan Kantor Pemkab Setempat, Senin (02/10/2017), Sumber Foto : Zulkiflie

DIDUGA ADA PENYELEWENGAN ADD, WARGA JEMBER DEMO

WAGATABERITA.COM – JEMBER. Ratusan warga desa Cangkring kecamatan Jenggawah mendatangi kantor Pemerintah kabupaten Jember, Jawa Timur, yang berlokasi di jalan Sudirman, Senin (02/10/2017).

Kedatangan para warga, lantaran tak terima karena merasa dicurangi atas dugaan penyelewengan dana desa, senilai Rp 600 juta lebih, yang ditengarai dilakukan oleh oknum perangkat desa setempat.

Berdasarkan keterangan ketua BPD Jenggawah, Mardiono, kasus tersebut sebenarnya telah dilaporkan oleh perwakilann warga sejak tahun 2016 lalu, baik melalui inspektorat Pemkab, Kejaksaan maupun Kepolisian. Namun, seluruhnya tidak membuahkan hasil.

Oleh karenanya, ia beserta ratusan warga menuntut perangkat desa tersebut di pidanakan. Pasalnya dana desa sebesar Rp 645 juta  untuk keperluan infrastruktur itu, diduga telah diselewengkan dan hanya sedikit yang sudah terealisasi.

“Kita meminta pemkab segera turun, guna mengaudit dan mengevaluasi kinerja pemerintah desa Jenggawah. Kita juga ingin camat Jenggawah untuk diganti, karena dinilai kurang peduli dengan warga,” teriak sejumlah warga dalam orasinya.

Sementara itu, aksi para pendemo ditemui langsung oleh wakil bupati Jember, Muqiet arif. Menyikapi tuntutan warga, pihaknya akan segera melakukan tindakan terkait permasalahan di desa Cangkring, Jenggawah. “Segera kami akan berkoordinasi dengan inspektorat untuk membuat keputusan tersebut,” pungkas Muqiet.

Aksi demo yang berlangsung sekitar 60 menit itu, mendapat pengamanan ketat oleh petugas Kepolisian polres Jember. Sedangkan aksi demo sendiri, tak hanya dilakukan di pemkab Jember, namun juga di kejaksaan negeri setempat. (Zulkiflie/Halu)

Check Also

USAI DIBENTUK INI KEGIATAN PERTAMA PENGURUS PP IWO

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Jajaran Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) yang terbentuk beberapa waktu …