Selasa, 20 November 2018, 18:29
Home / NEWS / 8 KECAMATAN KAB PROBOLINGGO RAWAN KERING KRITIS

8 KECAMATAN KAB PROBOLINGGO RAWAN KERING KRITIS

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Musim kemarau tahun ini, menyebabkan 8 kecamatan di kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, rawan kering kritis. Ada sekitar 15 desa tersebar di 8 kecamatan setempat, masuk ke dalam peta rawan kering kritis badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Probolinggo.

Kawasan yang masuk sebagai peta rawan kering kritis, dicirikan dari sejumlah faktor. Salah satunya, adalah kondisi warga yang harus menempuh jarak lebih dari 2 kilometer, menuju sumber mata air guna mendapatkan air bersih.

Selain itu, mengeringnya tandon air milik warga yang dibangun secara swadaya, juga menjadi salah satu indikasi kawasan rawan kering kritis. Begitu juga dengan kondisi areal persawahan warga, yang sudah tidak dapat ditanami lagi.

Seperti di kecamatan Bantaran dan Wonomerto, sejumlah tandon air yang mengandalkan aliran air dari lereng gunung setempat, tak lagi terisi air karena dangkalnya sumber mata air.

Tak hanya itu, mayoritas area persawahan pun banyak terlantar karena tak dapat ditanami. Hanya sebagian jenis tanaman saja, yang dapat hidup dan bertahan ditengah musim kemarau panjang ini.

“Kalau musim kering seperti saat ini, hanya tanaman Tembakau, Jagung, dan Kacang-kacangan, yang bisa tumbuh. Itupun, meski dapat bertahan namun hasil panen tak dapat menghasilkan kualitas yang baik,” ungkap Busar, warga, Sabtu (07/10/2017).

Hal yang sama disampaikan warga lainnya, yakni Ali. Menurutnya, saat ini untuk mendapatkan air bersih, warga hanya mengandalkan bantuan distribusi air dari pemerintah setempat, atau solusi lainnya yakni, terpaksa harus berjalan jauh ke sumber mata air yang masih ada.(Zulkiflie/Halu)

Check Also

PAKDE KARWO LAPORKAN STABILITAS HARGA KEPADA PRESIDEN JOKOWI SAAT KUNJUNGI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH

WAGATABERITA.COM – LAMONGAN. Dihadapan Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *