Selasa, 8 September 2026, 0:56
Home / NEWS / POLITIK / PENGURUS PAN MUBAR MUNDUR, SERENTAK BAKAR KTA DAN LEPAS JAS PARTAI

PENGURUS PAN MUBAR MUNDUR, SERENTAK BAKAR KTA DAN LEPAS JAS PARTAI

WAGATABERITA.COM – LAWORO SULTRA.Β Usai deklarasi pengunduran diri Rajiun Tumada M.Si, yang juga adalah Bupati Muna Barat (Mubar) Sulawesi Tenggara, dari Ketua DPD PAN Mubar yang digelar di Rumah PAN Desa Marobea sekitar seribuan massa pendukung, simpatisan, Kader dan Pengurus PAN Mubar, mengamuk dengan serentak menggelar aksi pembakaran Kartu Tanda Anggota (KTA) partai secara massal dan pelepasan atribut partai.

Aksi itu tak bisa di antisipasi dan di halau, karena memuncaknya kemarahan ribuan pendukung, kader dan pengurus PAN Mubar itu di duga akibat ucapan Adriatma Dwi Putra (ADP) Sekretaris DPW PAN Sultra yang juga adalah Walikota Kendari yang saat ini mendukung orangtuanya, Ir Asrun sebagai Calon Gubernur Sultra periode 2018 – 2023, yang di anggap tidak beretika atas ucapannya terhadap Ketua DPD PAN Mubar, LM Rajiun Tumada, M.Si, di media.

Rajiun Tumada, yang juga adalah Bupati Mubar, yang ditemui wartawan usai Deklarasi menjelaskan bahwa aksi yang terjadi ini adalah aksi solidaritas yang tergerak dari rasa lelah mereka yang telah susah payah membesarkan PAN di Mubar selama ini, lalu kemudian ternodai karena fikiran – fikiran politik yang tidak beretika.

β€œHari ini saya resmi mundur sebagai Kader PAN. Dan gerakan yang terjadi ini adalah aksi solidaritas seluruh kader PAN Mubar terhadap saya. Bukan hanya aksi bakar KTA massal, namun ratusan kader PAN Muna Barat juga menanggalkan jas kebesaran partai PAN, lalu memasukan semua atribut ini ke dalam karung untuk diserahkan ke DPW PAN Sultra, sebagai bukti kalau kita Mundur dari PAN,” tutur Bupati Mubar itu.

Walau Deklarasi pengunduran diri kami dari PAN telah resmi, kata Rajiun, namun kami tetap akan fokus pada Satgas anti money politk dan anti dinasti. Tak luput pula Bupati pertama Mubar itu menyampaikan Ucapan terima kasih dan permohonan maafnya kepada Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan.

“Terima kasih kepada Ketum PAN, Zulkifli Hasan atas kebersamaannya selama ini di PAN dan saya mohon maaf tidak bersama lagi. Kita berpisah dengan PAN, karena ada oknum – oknum yang tidak senang dengan satgas anti money politik,” tandasnya.

Aksi massa yang memadati jalan poros Raha – Tondasi Mubar itu, tampak mengundang perhatian seluruh warga, hingga menyebabkan kemacetan di sepanjang jalan protokoler Desa Marobea. (Zainal Arifin Suyoto)

Check Also

INI PERTEMUAN PSI GRESIK DENGAN KNPG 24 BERSAMA RGS

WAGATABERITA.COM – GRESIK. Kampanye Pemilihan Umum segera akan dimulai. Saat ini persiapan – persiapan terus …