Rabu, 3 Juni 2026, 7:26
Home / NEWS / POLITIK / GOLKAR SULTRA TOLAK ALI MAZI
Ketua DPD I Golkar Sultra Ridawan Bae Bersama Ketua Umum DPP Golkar Setya Novanto Dan Sekjen Idrus Marham. Sumber Foto : IST

GOLKAR SULTRA TOLAK ALI MAZI

WAGATABERITA.COM – MUNA. Perebutan pintu Partai, sebagai persyaratan untuk lolosnya Cagub – Cawagub pada Pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) di Partai Golkar semakin hangat saja.

Rekomendasi DPP Partai Golkar yang di dapatkan Ali Mazi pun, yang sudah berpasangan dengan Lukman Abunawas, di tolak secara mentah – mentah oleh seluruh kepengurusan Partai Golkar di Sultra, baik itu DPD I, maupun DPD II.

Penolakan rekomendasi DPP yang di tandatangani oleh Ketua Hariannya Nurdin Halik dan Sekjennya, Idrus Marham itu sudah mendarah daging hingga ketingkat kepengurusan Partai Golkar di seluruh daerah di Sultra.

Seperti halnya Aksi unjuk rasa penolakan yang dilakukan kader Partai Golkar Sultra terhadap keputusan DPP Partai Golkar yang mengeluarkan Surat Rekomendasi (Sk) kepada bakal calon (balon) Gubernur Sultra Ali Mazi akan di bawa.

Imam Alghazali, Ketua Harian Partai Golkar Sultra terkait penolakan serentak yang dilakukan oleh seluruh DPD II Se – Sultra itu mengatakan sore ini, Selasa (17/10/2017) Pengurus DPD I dan para ketua DPD II Kabupaten dan Kota se – Sultra akan berangkat ke Jakarta untuk menghadap ke DPP.

“Kami akan ke DPP sore ini untuk membawa semua aspirasi dari bawah,” ucapnya.

Ditambahkan bahwa Aksi penolakan terhadap Ali Mazi oleh kader Golkar se – Sultra ini adalah merupakan aksi ke dua kalinya di Kantor DPD I Partai Golkar Sultra. “Nantinya di hadapan DPP, pengurus DPD I dan para Ketua DPD II akan memberikan alasan penolakan terhadap Ali Mazi. Kita juga akan bawa alasan mengapa kader menolak agar DPP tahu,” jelasnya.

Aksi penolakan Ali Mazi itu tidak hanya terjadi saja di DPD I Golkar Sultra, namun di DPD II Golkar Muna, juga terbukti terjadi penolakan. Seperti di depan Kantor DPD II Golkar Muna, terlihat spanduk bertuliskan “Golkar Kabupaten Muna Tolak Rekomendasi DPP Untuk Ali Mazi.”

Ketua DPD II Golkar Muna, Muhammad Nasir Ido, juga menjelaskan terkait penolakan tersebut. Bahwa prinsipnya pihaknya bersama seluruh kader golkar Muna menolak ali mazi. “Penolakan itu dilakukan karena tidak adanya itikad baik Ali Mazi untuk melakukan koordinasi dengan kami sebagai pengurus, kader Partai Golkar. Sementara tanggal 19 oktober 2017 nanti mau deklarasi,” tutur orang nomor satu di Partai Golkar Muna itu.

Nasir pun menjelaskan, selain tidak adanya koordinasi yang dilakukan Ali Mazi kepada kami Golkar, menunjukan wakilnya pun diputuskan sendiri juga tanpa koordinasi, sementara dlm rekomendasi DPP itu Ali Mazi di instruksikan untuk berkoordinasi dengan kami.

“Sesungguhnya kami patuh perintah DPP, apapun itu. Tapi rupanya kan yg bersangkutan ( Ali Mazi) tidak pernah mengamini instruksi itu, malah tidak pernah menganggap kami di DPD,” pungkasnya.

Lebih jauh dikatakannya, bahwa pada dasarnya kami Partai Golkar memiliki mekanisme yang jelas baik di DPD II, DPD I maupun DPP. Inilah yang saya katakan bahwa instruksi yang ada dalam rekomendasi itu adalah bagian dari pada mekanisme yang semestinya dan seharusnya wajib di jalankan oleh seluruh pengurus, kader maupun Cakin Gubernur yang akan menggunakan partai kami.

“Kalau toh Ali Mazi sudah tidak menghargai kami, lalu DPP masih mempertahankannya, dan tidak menghargai instruksi DPP, lalu untuk apa juga kami mau terima di Golkar. Dan saya perlu tegaskan jika Ali Mazi mendeklarasikan diri dengan menggunakan Partai Golkar, kami akan boikot dan kami juga tidak akan ikut untuk hadiri deklarasi itu,” tegas Ketua DPD II Partai Golkar Muna.

Penolakan Ali Mazi dengan menggunakan partai Golkar atas rekomendasi yang di keluarkan DPP Golkar yang di tandatangani oleh Ketua Harian Nurdin Halik dan Sekjennya Idrus Marham, di lakukan serentak oleh pengurus Golkar se Sultra. (Zainal Arifin Suyoto/ Halu)

Check Also

INI PASLON PILKADA SERENTAK YANG DIUSUNG PDIP DI SURABAYA SIAPA YA CALONNYA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Pilkada serentak segera dilaksanakan pada bulan