WAGATABERITA.COM – YOGYAKARTA. Pada puncak Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HALUN) ke 22 yang diselenggarakan di Lapangan Markas Komando PASKHAS TNI AU Detasemen Pertahanan Udara 474, Sleman, Di Yogyakarta, Kamis (05/07/2018) yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Puan Maharani dengan didampingi Menteri Sosial RI Idrus Marham serta Ketua Lansia Prof. Dr. Haryono.
Dalam kesempatan ini Menteri Puan juga menyerahkan penghargaan sebagai Tokoh Nasional Atas Kepedulian dan pengabdiannya Dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Tahun 2018 perseorangan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI kepada Dra. Nina Soekarwo, M.Si sebagai istri Gubernur Jawa Timur.
Usai menerima penghargaan, Bude Karwo sapaan akrabnya menyampaikan kalau penghargaan Sebagai Tokoh Nasional Atas Kepedulian dan Pengabdian Dalam Upaya Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Tahun 2018 perseorangan yang diterimanya dari Kementerian Sosial RI tersebut dipersembahkan untuk TP PKK Provinsi Jawa Timur.
Menurut Bude Karwo, penghargaan yang ia terima tersebut berkat kerja keras PKK dalam melaksanakan Posyandu Lansia. Seperti mengecek kesehatan dan pembinaan oleh Pokja I dan Pokja 4. Hingga saat ini, terdapat 18.571 Posyandu Lansia di Jatim yang kesemuanya digerakkan oleh kader – kader PKK. “Jadi pembinaan psikis, pembinaan kesehatan, dan untuk pemberdayaan ekonominya telah kita kerjakan,” tutur Bude Karwo.
Untuk itu, dengan menerima penghargaan yang diterimanya, Bude Karwo merasa bangga dan senang. Kedepan, dirinya berharap agar semua kegiatan yang dilakukan PKK terus berlanjut untuk dapat meningkatkan usia harapan hidup masyarakat, khususnya para lansia di Jawa Timur. “Alhamdulillah usia harapan hidup di Jawa Timur saat ini sudah naik dari 70 tahun menjadi 71 tahun, baik laki-laki maupun perempuan. Memang Jogya paling bagus se Indonesia untuk usia harapan hidup yaitu 74 tahun.” terang Bude Karwo.
Bude Karwo mengatakan, program peningkatan kesejahtaraan lansia di Jawa Timur merupakan salah satu program PKK yang mensinergikan antara pelayanan kesehatan lanjut usia dengan memberikan atau memberdayakan ekonomi. “Inilah yang saya harapkan ke depan agar teman – teman PKK terus memberikan pembinaan dan motivasi ke Kabupaten/Kota. Dan khusus untuk Ketua Tim Penggerak PKK yang baru nanti agar lebih intens lagi dalam memberikan pembinaan ke Kabupaten/Kota, karena Posyandu lansia yang sudah terbentuk di jatim sebanyak 18,571. Dan ini bisa terus diberdayakan lagi dan kalau bisa lebih ditambah atau ditingkatkan lagi,” ujar Bude Karwo.
Bentuk pemberdayaannya, sebut Bude Karwo, seperti pelayanan tiga meja yakni dengan menambah atau meningkatkan tempat – tempat pelayanan seperti pos curhat dan senam lansianya. Termasuk pos pembinaan ekonomi mulai membuat keset, membatik dan lain sebagainya. (Red)
- BUDE KARWO DAPAT PENGHARGAAN SEBAGAI TOKOH NASIONAL DARI KEMENSOS RI DI PERINGATAN HALUN
- TERIMA PENGHARGAAN KEMENPAN, JATIM TERUS TERMOTIVASI ENTASKAN KEMISKINAN
- PEMKOT PROBOLINGGO RAIH WTP DARI BPK
- KERJA KERAS DAN KOMITMEN APARATUR, PEMPROV JATIM KEMBALI RAIH WTP YANG KE TUJUH KALI
- PAKDE KARWO : ABDI NEGARA HARUS BEKERJA SEPENUH HATI UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.