Rabu, 10 Juni 2026, 15:57
Home / JAKARTA / DIANGGAP BERKONTRIBUSI TINGGI PAKDE KARWO DIANUGERAHI PENGHARGAAN WIDYAISWARA AHLI UTAMA KEHORMATAN

DIANGGAP BERKONTRIBUSI TINGGI PAKDE KARWO DIANUGERAHI PENGHARGAAN WIDYAISWARA AHLI UTAMA KEHORMATAN

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Peringatan HUT Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI ke – 61 di Kantor LAN, Jalan Veteran no.10 Jakarta Pusat, juga di laksanakan dengan memberikan penghargaan Widyaiswara Ahli Utama Kehormatan kepada Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo yang diserahkan oleh Kepala LAN, Dr. Adi Suryanto, M.Si, Senin (06/08/2018).

Dianggap memberikan kontribusi dan dedikasinya yang tinggi terhadap pengembangan kompetensi ASN, khususnya pengembangan diklat di Provinsi Jatim Pakde Karwo sapaan lekatnya, dianugerahi Penghargaan Widyaiswara Ahli Utama Kehormatan, yang merupakan jabatan tertinggi dalam jabatan fungsional widyaiswara.

Dalam sambutannya usai menerima penghargaan, Pakde Karwo mengingat betul nilai – nilai yang diajarkan para pengajar saat dirinya mengikuti Diklat PIM I di LAN. Yakni tentang tugas pokok LAN dalam memberikan inovasi terhadap administrasi negara, mendorong lulusan untuk melakukan kajian – kajian kebijakan dan melaksanakan diklat baik teknik maupun fungsional. Serta, memasukkan teknologi informasi atau IT dalam proses pendidikan dan pelatihan. Pemanfaatan IT, lanjutnya, diharapkan mampu mencegah pungli dalam masyarakat karena orang tidak ketemu orang.

“Semua pelajaran tadi kami jalankan dengan seksama dan dalam tempo yang sesingkat – singkatnya. Terima kasih LAN karena telah bekerjasama dengan pemda dalam mendidik dan melatih ASN dengan nilai integritas, professional, inovatif dan peduli,” kata Pakde Karwo yang langsung disambut tepuk tangan para hadirin.

Dalam kesempatan ini, Pakde Karwo juga mengusulkan kepada LAN untuk membuat diklat bagi ASN sesuai dengan perkembangan yang ada. Apalagi menurutnya, perkembangan faktor eksternal sangat luar biasa, salah satunya soal globalisasi.

“Kita harus mengikuti kemampuan ASN dalam membaca globalisasi. Seperti contoh pemerintah saat ini kesulitan defisit neraca berjalan, impor lebih besar dari ekspor. Apa tidak ada substitusi barang yang dibangun antar daerah. Masalah – masalah seperti ini bisa dipelajari,” katanya.

Selain itu, Pakde Karwo juga mengusulkan adanya diklat seperti entrepreneurship. Apalagi sejarahnya, ASN menjadi bagian dalam pembangunan kehidupan bangsa. (Red)

Check Also

USAI DIBENTUK INI KEGIATAN PERTAMA PENGURUS PP IWO

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Jajaran Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) yang terbentuk beberapa waktu …