Jumat, 16 November 2018, 2:26
Home / JAKARTA / BANGUNAN DIEKSEKUSI, AHLI WARIS ALI NASUTION MERASA PUTUSAN PENGADILAN TERLALU TERGESA – GESA TANPA PERTIMBANGKAN SURAT PERJANJIAN
Sejumlah Orang Mengangkut Barang Usai Pembacaan Pelaksanan Eksekusi.

BANGUNAN DIEKSEKUSI, AHLI WARIS ALI NASUTION MERASA PUTUSAN PENGADILAN TERLALU TERGESA – GESA TANPA PERTIMBANGKAN SURAT PERJANJIAN

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Sengketa Tanah dan Bangunan yang terjadi pada keluarga ahli waris Ali Hanafiah Nasution mencapai titik puncaknya, pasal nya putusan pengadilan yang memenangkan penyanyi era 70 an Hj. Ivo Fauziah Hanum alias Ivo Nilakreshna akhirnya mengeksekusi tanah dan bangunan yg ditinggali selama 30 tahun.

Saat eksekusi putusan pengadilan pada lahan rumah di Jalan Tebet Timur Raya, Tebet, Jakarta Selatan, pun sempat terjadi perang mulut, dilakukan keluarga ahli waris Ali Hanafiah Nasution, Kamis (09/08/2018).

Amalan Sari Nasution salah satu putri mendiang Ali Nasution mengaku kecewa atas eksekusi lahan dan bangunan rumah ini, karena putusan pengadilan terkesan tergesa – gesa karena tidak mempertimbangkan surat perjanjian dan kwitansi asli antara pihak Ali Nasution dan Ivo selaku pemohon gugatan perdata tersebut.

“Terus terang, kita keluarga kecewa putusan pengadilan yang tidak mempertimbangkan bukti dan perjanjian antara orangtua kami dengan Ivo. Kami akan terus melawan karena jalur PK sudah kami ajukan ke Mahkamah Agung,” ucap Amalan.

Eksekusi lahan rumah seluas 657 meter ini yang dihuni keluarga mendiang ahli waris Ali Hanafiah Nasution selama 30 tahun putusan pengadilan telah memenangkan Ivo Nilakreshna.

Ditempat yang sama, Kuasa Hukum ahli waris Ali Hanafiah Nasution, Arvid Saktyo mengatakan, bahwa kliennya selaku ahli waris dari Ny. Amala menyebutkan, tanah SHGB no. 54 bahwa objek tanah ini bukan milik Ivo melainkan sudah dikuasai oleh negara.

“Kami sudah cek ke BPN (Badan Pertanahan Nasional) Jakarta Selatan. Dan surat itu isinya menyebutkan Penjelasan SHGB No 54 Tebet Timur, itu tanah dikuasai oleh negara. Seharusnya PN Jaksel cermat, apalagi pelaksanaan eksekusi lahan, disaat kami sedang proses sidang bantahan kini sedang berjalan,” paparnya.

Saat pelaksanaan eksekusi, saya terjadi kericuhan antara penghuni dan petugas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, sebelum pembacaan berita acara pelaksanaan eksekusi. Namun, situasi kondusif setelah petugas gabungan dari Polri, TNI dan Satpol PP menengarainya.

Sementara itu Kabag Ops Polres Jaksel AKBP Lendy Agustinus mengatakan, pihaknya mengerahkan ratusan personil gabungan bersama TNI dan Satpol PP saat pengamanan eksekusi lahan tersebut. (Red/Edo)

Check Also

TINGKATKAN PAD, DINAS PARIWISATA TRENGGALEK NAIKAN HARGA TIKET KAWASAN WISATA

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Guna meningkatkan Pendapat Asli Daerah di Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *