Jumat, 16 November 2018, 3:59
Home / ENTERTAINMENT / EVENT / RAYAKAN BULAN KEMERDEKAAN, WARGA TENGGER BROMO TANCAPKAN 2018 BENDERA MERAH PUTIH
Bendera Merah Putih Dikibarkan Oleh Warga Suku Tengger, Bromo, Selasa (14/08/2018). Sumber Foto : Zulkiflie

RAYAKAN BULAN KEMERDEKAAN, WARGA TENGGER BROMO TANCAPKAN 2018 BENDERA MERAH PUTIH

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Warga suku Tengger, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, punya cara berbeda dalam merayakan bulan kemerdekaan negara republik Indonesia.

Yakni, dengan menancapkan sebanyak 2.018 bendera merah putih, di area Kaldera lautan pasir Gunung Bromo, Jawa Timur.

Uniknya ribuan bendera itu, berasal dari swadaya warga lereng Gunung Bromo, yang dijadikan satu guna menyemarakkan, perayaan bulan kemerdekaan republik Indonesia.

Tak hanya itu, dalam penancapan bendera merah putih bersama itu, warga suku Tengger tak lupa mengenakan pakaian adatnya. Seperti setelan kebaya dan jarik untuk wanita, serta pakian serba hitam, ditambah Udeng di kepala untuk pria.

Disampaikan Mujiono (40), salah seorang warga suku Tengger. Ia mengaku senang lantaran bisa ikut memeriahkan bulan kemerdekaan RI, dengan menyumbangkan sepotong bendera merah putih.

“Ini bentuk rasa nasionalisme kita pak, dan ungkapan cinta tanah air. Saya harap Indonesia terus maju, dan berkembang,”ungkap Mujiono, Selasa (14/08/2018).

Sementara di lokasi yang sama, pembentangan bendera raksasa berukuran panjang 100 X 50 meter, juga dilakukan puluhan personil Kepolisian Resort Probolinggo.

Akulturasi budaya dan kebangsaan kian kental terasa, saat barisan pasukan kuda warga Tengger, ikut meramaikan dalam aksi penancapan dan pembentangan, bendera merah putih di Gunung Bromo.

Pembentangan Bendera Merah Putih Raksasa Oleh Polres Probolinggo.

Sebelumnya, apel hari Pramuka diselingi perayaan HUT RI ke 73 digelar di lautan pasir Gunung Bromo. Kegiatan itu dilakukan, guna mengenang perjuangan para pahlawan yang telah memerdekakan negara Indonesia.

Plt Kabupaten Probolinggo, Sigit Sumarsono, yang turut ambil bagian dalam apel menyampaikan, keharmonisan warga suku Tengger dengan warga lainnya, diharapkan bisa menjadi contoh bentuk kebhinekaan di Indonesia.

Sekda meminta, agar keharmonisan masyarakat yang tinggal di Kecamatan Sukapura, khususnya di daerah perkampungan Suku Tengger, agar terus terjaga.

“Melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan dan kesatuan antar warga negara, bisa terus terjaga. Kuncinya satu yakni, saling menghormati dan menghargai,” terangnya. (Zulkiflie)

Check Also

PALAK WARUNG, PETUGAS DISHUB GADUNGAN INI DITANGKAP DI MUSEUM PROBOLINGGO

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Seorang petugas Dishub (Dinas Perhubungan) gadungan berseragam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *