Jumat, 16 November 2018, 4:51
Home / JAWA BARAT / DIDUGA JANGGAL PROSES SELEKSI BAWASLU DI PROTES PESERTA

DIDUGA JANGGAL PROSES SELEKSI BAWASLU DI PROTES PESERTA

WAGATABERITA.COM – SUMEDANG. Banyaknya kejanggalan yang ditemukan dari proses dan hasil penyaringan bakal calon yang sudah ditetapkan 3 eksisting (panwas lama) ditambah 2 yang baru menuai protes sejumlah peserta atas keputusan tim seleksi anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Hasil keputusan tim seleksi yang di protes para peserta karena diduga terdapat kecurangan dalam proses seleksi, karena sebagian dari mereka merasa lebih layak lolos dari hasil seleksi.

“Bisa dilihat dari nilai CAT (computer assisted test) yang peringkat 13 dengan nilai 43,00 dan Peringkat peringkat 19 dengan  nilai 32, 00 keduanya kini menjadi bawaslu yang baru,” ucap sumber.

Para peserta mengaku heran dengan putusan panitia seleksi dan juga heran dengan proses seleksi yang dilakukan secara kumulatif, semisal CAT digabungkan dengan psikotes atau wawancara dipaketkan dengan tes kesehatan. Alhasil transparansi penilaian tertutup.

Anggota Komisi A DPRD Sumedang, H. Dudi Supardi saat dimintai tanggapannya mempertanyakan hasil dari timsel Bawaslu tersebut. Pasalnya seharusnya semua harus berdasarkan rangking teratas. “Nggak bisa atuh harus berdasarkan ranking.”

“Lamun oge aya nu bermain harus nempatkeun di rangking luhur ti awal, ulah vulgar,” jelas H. Dudi,  Jum’at (17/08/2018), melalui WatssApp.

Politisi dari partai amanat nasional tersebut juga mempertanyakan model penentuan anggota yang terpilih. “Harus dipertanyakan bagaimana model penentuan anggota terpilih, dengan dasar data yang ada, apa gunanya rangking yg ada,” katanya.

Ia juga mengkhawatirkan kinerja Bawaslu Sumedang kedepan. “Saat ini aja sudah memble, saya khawatir kedepan akan lebih parah, pimpinannya yg harus diganti dengan yang lebih bagus,” Paparnya.

Sementara, anggota Komis A yang lain Zulkipli M. Ridwan, mengatakan seharusnya timsel Bawaslu harus transparan supaya bersih dari KKN. “Seharusnya betul – betul transparan tim seleksi dan menayangkan seluruh hasil penilaian yang dilakukan peserta testing calon bawaslu biar transparan dan tidak ada permainan yang rasanya akan dilakukan oleh team seleksi,” katanya.

Ia berharap hasil CAT dan lainnya dipublish ke publik supaya semuanya tahu dan tidak ada KKN. “Kalau hanya sesi 1 aja yang dipublis  sangat mungkin permainan dan akal – akalan terjadi untuk meloloskan jagoan yang menjadi titipan atau like in this like nya akan terjadi,” ungkapnya.

Ia menyarankan, kepada semua peserta yang  merasa tidak puas dengan hasil timsel atau merasa didzolimi untuk segera melaporkan ke pihak berwenang. “Saya menyarankan untuk mem ~ PTUN ~ kan, lapor ke Omdusman atau kepihak yang berwenang,” pungkasnya.

Hingga berita  ini diturunkan  belum ada pernyataan  resmi dari Bawaslu. (Red/IWO/F. Arif, Sabtu 18/08/2018)

Check Also

JANJI IKUTI KEGIATAN WARGA KRUKAH, CAK YUHAS NAIK SEPEDA MOTOR AGAR TAK TERLAMBAT

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Anggota TNI dikenal tepat waktu dan tepat janji disiplin pada semua kegiatannya dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *