Selasa, 13 November 2018, 7:34
Home / NEWS / UNIK, URUS SIM PAKAI KOPIAH DI MOMEN HSN

UNIK, URUS SIM PAKAI KOPIAH DI MOMEN HSN

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Petugas pelayanan pengurusan SIM (Surat Ijin Mengemudi), yang berdinas di Kantor Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM), Satlantas Polres Probolinggo, turut merayakan hari santri nasional ke 4.

HSN yang jatuh tiap 22 Oktober itu, dirayakan petugas dengan mengenakan kopiah putih dan sarung, saat jam dinas pelayanan pengurusan serta pembuatan SIM.

Begitupun untuk kalangan petugas Satpas yang perempuan, mereka mengenakan jilbab dan memakai pakaian gamis.

Meski tidak mengenakan, pakaian dinas biasanya, namun pelayanan SIM di kantor Satpas setempat tetap berjalan normal dan lancar.

Keunikan tak hanya terdapat pada pakaian dikenakan petugas, para pengunjung Satpas yang hendak mengurus SIM, juga diharuskan menggunakan kopiah putih sebelum masuk ruangan pengurusan SIM.

Kopiah putih sendiri, disediakan langsung oleh kantor Satpas Satlantas Polres Probolinggo. Adanya kegiatan ini pun, direspon positif oleh para pengunjung Satpas yang hendak mengurus SIM.

Pengunjung Satpas, Hermawan Afandi (25) mengaku, sempat kaget saat disuruh pakai kopiah putih saat akan mengurus SIM. Namun demikian, Hermawan menyebut, jika aksi itu cukup unik.

“Sempat kaget sih pak, tapi lucu juga, cocok lah buat merayakan hari santri,” ujar Hermawan, Selasa (23/10/2018).

Senada disampaikan Ridwan (64), ia mengaku senang karena ada hiburan tersendiri, saat mengurus SIM.

“Bagus pak, jadi suasananya beda dari biasanya. Bukan kayak kantor lagi, tapi kayak di pesantren,” ungkapnya.

Sementara Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Ega Prayudi mengatakan, aksi pakai pakaian ala santri oleh petugas, dilakukan sebagai bentuk penghargaan bagi para santri.

Ia berharap, kedepan para santri bisa ikut serta berkontribusi membangun bangsa dan negara. Sementara bagi petugas, saya ingin mereka bisa memberikan layanan seperti santri yang lembut dan sopan.

“Dengan begini mngkin dapat mengingatkan masyarakat, bahwa kita sedang merayakan hari santri nasional,”terang Ega. (Zulkiflie)

Check Also

TANGGAPAN BIJAK CAK YUHAS MENGENAI DIKSI SONTOLOYO DAN GENDERUWO

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Tahun 2018 digolongkan menjadi tahun politik, saat ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *