WAGATABERITA.COM-PROBOLINGGO, Diawal kepemimpinannya sebagai Wali Kota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin langsung meninjau aktifitas kerja 10 organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di areal kantor Pemkot Probolinggo, jalan Panglima Sudirman.
Didampingi wakilnya, HMS Soufis Subri Wali Kota Probolinggo menyapa satu persatu para pegawai negeri sipil.
Berbeda sebelum menjabat Wali Kota, Habib Hadi yang kerap memakai kopiah dan sarung lantaran merupakan pengasuh pondok pesantren Riyadlus Sholihin, Ketapang, Kota Probolinggo.
Dalam jam dinasnya yang pertama kali, Habib Hadi mengenakan kemeja batik khas Kota Probolinggo berwarna cokelat motif mangga dan anggur.
Sementara di bagian bawahnya, Habib Hadi mengenakan celana kain berwarna hitam dilengkapi sepatu pantofel warna hitam.
Kepada wartawan, Habib Hadi mengatakan bahwa giatnya kali ini bukanlah bagian inspeksi mendadak, akan tetapi lebih ke silaturahmi ke para pegawai di lingkungan Pemkot Probolinggo.

Tujuannya menjalin ke akraban antar dirinya dan para pegawai negeri sipil.
Disinggung terkait gaya kepemimpinannya kedepan, Habib Hadi menyebut lebih memilih sikap humanis dan mengayomi.
“Pendekatan secara lembut dan sopan, itu yang kita tekankan dan gak perlu lah aksi marah-marah. Kalo ada yang salah dan kurang etis, baiknya dibina,”katanya, Kamis (31/01/2019).
Sementara ditanya soal penampilannya yang tanpa kopiah dan sarung, Habib Hadi menyebut itu bagain pembuktiannya menepis paradigma di masyarakat, yang selama ini menganggap dirinya tak akan lepas dari kopiah dan sarung.
“Terbukti kan nyatanya saya bisa gak pakai kopiah dan sarung, pastinya beda lah antara jam dinas dan tidak. Malah kalo saya berpenampilan seperti ini, lebih ganteng dari wartawan,”kelakarnya disambut gelak tawa insan pers yang hadir.
Lanjut Habib Hadi menjelaskan, dalam 100 hari program kerjanya kedepan akan merealisasikan visi dan misinya saat Pilkada. Yakni perbaikan di sektor Pendidikan dan Kesehatan. (Zulkiflie)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.