WAGATABERITA.COM-PROBOLINGGO, Group dangdut “Cowboy” asal Amerika Serikat, berkolaborasi dengan musik gamelan Jawa, di Gedung Islamic Centre Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Senin malam (11/03/2019)
Group dangdut yang digawangi Andrew N Weintraub, seorang profesor musik di University of Pittsburgh itu, membuat para penonton yang hadir tak kuasa untuk bergoyang.
Dalam penampilannya, group dangdut dengan musisi Andrew pada melodi; Stephen Schultz, seruling; John Bagnato gitar, Samuel Boateng, keyboard; dan Meghan Hynson, vokal membawakan sederet lagu dangdut klasik.
Seperti lagu Terajana, Manis Madu, Santai hingga Bujangan. Meski musik dangdut merupakan, musik khas warga Indonesia. Namun dangdut Cowboy mampu, memberikan suguhan yang apik dan menghibur.
Setelah acara, kepada media Andrew mengaku, asyik dan terkesan dengan kolaborasi kreatif antara musik dangdut dan gamelan.
Ia merasa sangat senang, konser di Probolinggo lantaran banyak penonton yang terhibur. Andrew menjelaskan, meski musik dangdut tergolong baru di Amerika, namun sudah banyak yang suka.
“Sangat bagus sekali dan saya suka, konser kali ini. Penonton banyak yang mau berjoget, dengan penampilan kami,”ungkapnya
Consulat general Amerika, Esti Durahsanti mengatakan, jika konser musik yang dilakukan dangdut Cowboy, merupakan bagian program tahunan pihaknya mengenalkan kebudayaan Amerika.

Dimana tahun ini bertepatan, peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara Amerika dan Indonesia.
Selain Probolinggo , Esti menyebut dangdut Cowboy akan mengadakan konser di sejumlah daerah lainnya seperti Medan dan Jakarta.
“Bersyukur dangdut Cowboy bisa main disini, berkat dukungan Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo,”terangnya.
Terpisah Ketua HIPMI Kabupaten Probolinggo, Intan Cahya Kurniasari berharap, melalui adanya konser dangdut Cowboy ke daerahnya. Ke depan bisa berpengaruh, terhadap dunia pendidikan setempat.
Intan menginginkanadanya pertukaran pelaja nantinya yakni, antara pelajar asal Amerika dengan pelajar asal Kabupaten Probolinggo.
“Intinya sekarang kita kolaborasi budaya dahulu, lalu selanjutnya kita ranah pendidikan atau adanya pertukaran pelajar,”jelasnya. (Zulkiflie)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.