Rabu, 21 Agustus 2019, 7:38
Home / NEWS / HUKUM / ORASI PEOPLE POWER EGGI SUDJANA JADI TERSANGKA MAKAR
Eggi Sudjana (Google)

ORASI PEOPLE POWER EGGI SUDJANA JADI TERSANGKA MAKAR

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Eggi Sudjana salah seorang Advokat dan aktivis Indonesia juga politisi PAN yang diketahui melakukan orasi beberapa waktu lalu dilaporkan oleh Supriyanto yang mengaku sebagai sukarelawan dari Pusat Jokowi – Ma’ruf (Pro Jomac) juga politisi PDIP S Dewi Ambarawati alias Dewi Tanjung ke Polisi atas tuduhan makar.

Setelah melalui tahapan proses hukum dan dianggap cukup alat bukti Eggi ditetapkan sebagai tersangka dengan Pasal 107 KUHP dan/atau 110 juncto Pasal 87 KUHP dan/atau Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) dan/atau Pasal 15 Undang – Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dengan alat bukti berupa enam keterangan saksi, empat keterangan ahli, barang bukti berupa dokumen yang disita, petunjuk dan kesesuaian alat bukti.

Menimang ini Kuasa hukum Eggi, Pitra Romadoni Nasution langsung mengajukan gugatan praperadilan atas kasus Eggi, “Hari ini kita telah resmi mendaftarkan gugatan praperadilan terhadap Polda Metro Jaya yang telah menetapkan klien kami Doktor Haji Eggi Sudjana sebagai tersangka atas dugaan makar atau ujaran kebencian sebagaimana di maksud dalam laporan polisi saudara Supriyanto,” kata Pitra seperti dikutip okezone di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (10/05/2019).

Pitra menjelaskan, penetapan tersangka terhadap Eggi yang juga politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu salah, karena Eggi tidak pernah berniat melakukan makar seperti yang dituduhkan padanya, oleh sebab itu penetapan tersangka terhadap Eggi harusnya ditinjau kembali.

Pitra melanjutkan, “Terhadap permasalah tersebut, perlu kami luruskan di sini bahwasanya klien kami tidak pernah melakukan makar, tidak pernah melakukan ujaran kebencian apalagi berita bohong,” bilangnya.

Maksud people power yang dimaksud Eggi berada pada konteks memprotes dugaan kecurangan pemilu yang terjadi di KPU maupun Bawaslu. Dengan kata lain, people power tidak dimaksud untuk menggulingkan pemerintahan yang sah, jelas pitra. “Tidak ada sama sekali niat menggulingkan pemerintahan yang sah,” imbuhnya.

Dianggap terlalu cepat menetapkan kliennya sebagai tersangka, Pitra mengaku kecewa terhadap Polda Metro Jaya. Oleh sebab itu pihaknya langsung mengajukan gugatan praperadilan dengan permohonan gugatan teregister nomor : 51/pid/pra/2019/pnjaksel.

Diketahui Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan Eggi Sudjana sebagai tersangka dugaan makar atas orasinya yang menyerukan pengerahan massa atau people power didepan rumah Capres Prabowo Subianto beberapa waktu lalu. (Red/*)

Check Also

3 HAL KUNCI KEBERHASILAN BADIKLAT KEJAKSAAN DISAMPAIKAN SAAT DIKUNJUNGI KABALITBANG KEMENKUMHAM

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Setia Untung Arimuladi, Pemimpin tertinggi di Badan