WAGATABERITA.COM – TUNISIA. Imigran asal Libya yang diketahui meninggalkan negaranya untuk mencari suaka ke Eropa dengan menaiki kapal dikabarkan tenggelam di Laut Mediterania di lepas pantai Tunisia, Jumat (10/05).
Informasi yang diberikan Utusan khusus UNHCR untuk Mediterania, Vincent Cochetel memberi pernyataan, “Ini adalah kejadian yang tragis dan mengerikan dengan resiko besar yang dihadapi oleh mereka yang berusaha untuk menyeberangi Mediterania,” katanya.
Setidaknya diperkirakan 70 orang meninggal sedangkan 16 orang yang diselamatkan oleh Angkatan laut Tunisia dibawa ke pantai di Zarzis dan segera dibawa ke rumah sakit.
Pernyataan yang diberikan Kementerian pertahanan Tunisia mengatakan kapal itu diberangkatkan dari pelabuhan Zouara Libya dengan tujuan Italia, hingga saat ini baru 3 mayat yang baru ditemukan sisanya belum diketahui.
Diketahui Pantai barat Libya adalah titik keberangkatan utama bagi para imigran Afrika yang berharap bisa menuju Eropa dengan menyelundup dan membayar.
Menurut badan PBB, Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), 2.297 imigran meninggal atau hilang di Laut Mediterania tahun lalu dari total 116.959 orang yang berhasil mencapai Eropa melalui laut seperti dilansir reuther Sabtu (11/05/2019). (Red/*)
- DUKACITA MENDALAM KHOFIFAH ATAS GUGURNYA SELURUH PRAJURIT KRI NANGGALA
- KHOFIFAH HARAP ADA MUKJIZAT ATAS TENGGELAMNYA KRI NANGGALA
- NAIK KAPAL “SRIKANDI MARINA” PROBOLINGGO – PAMEKASAN CUMA 1,5 JAM
- HILANG KONTAK LEBIH 3 MINGGU, 29 ABK TAK DIKETAHUI NASIBNYA
- KARAOKE DADAKAN DIATAS KAPAL FERI PENYEBERANGAN SUMBAWA – LOMBOK
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.