Rabu, 26 Juni 2019, 4:52
Home / NEWS / KHOFIFAH HARAP BUPATI TRENGGALEK SEGERA SINKRONKAN PROGRAM PEMBANGUNAN DENGAN JATIM
Gubernur Jatim memasangkan tanda pangkat jabatan dan lencana kepada Bupati Trenggalek Moch Nur Arifin.

KHOFIFAH HARAP BUPATI TRENGGALEK SEGERA SINKRONKAN PROGRAM PEMBANGUNAN DENGAN JATIM

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Berdasarkan Surat Keputusan/SK Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 131.35 – 1044 Tahun 2019 tanggal 24 April 2019 tentang pengangkatan Bupati dan Pemberhentian Wakil Bupati Trenggalek sisa masa jabatan 2016 – 2021, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmi melantik Muhammad Nur Arifin sebagai Bupati Trenggalek sisa masa jabatan 2016 – 2021 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (28/05/2019).

Usai dilantik Khofifah berpesan agar Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Trenggalek bisa segera disinkronkan dengan RPJMD Provinsi Jatim, “Tentunya keberseiringan pembangunan antara program yang menjadi prioritas nasional dan Provinsi Jatim sudah kita formulasikan dalam Nawa Bhakti Satya, kami mohon ini mengalir dalam RPJMD Kabupaten Trenggalek,” kata Khofifah.

Bupati Trenggalek diingatkan untuk mengelola keuangan daerah dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas, belanja APBD diutamakan untuk pelayanan publik bagi masyarakat, serta memprioritaskan penanggulangan kemiskinan, pengurangan kesenjangan, meningkatkan kesempatan kerja, investasi dan ekspor serta peningkatan kualitas pendidikan.

“Yang juga tak kalah penting melakukan kerjasama dengan daerah lain untuk mendukung penyelenggaraan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, menerapkan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik serta menjalin komunikasi dan hubungan yang baik dengan DPRD,” pesannya.

Gubernur bersama Wakil Gubernur Jatim dan Ketua TP PKK Provinsi Jatim berjalan memasuki tempat acara pelantikan Bupati Trenggalek di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Lebih lanjut terkait kekosongan jabatan Wakil Bupati Trenggalek, Khofifah menjelaskan, “Kita ketahui bahwa akhir masa jabatan Bupati Trenggalek jatuh pada 17 Februari 2021, jika terhitung sejak sekarang, maka Kabupaten Trenggalek mengikuti proses mekanisme sebagaimana ketentuan UU tersebut. Saya minta dalam pengisian jabatan Wakil Bupati Trenggalek ini harus mengacu ketentuan peraturan perundang – undangan yang berlaku,” katanya.

Dalam kesempatan ini Khofifah juga menyampaikan terimakasih dan apresiasi terhadap Bupati Trenggalek sebelumnya yakni Emil Elestianto Dardak, yang saat ini menjadi Wakil Gubernur Jatim.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak menekankan bahwa apa yang menjadi harapan masyarakat Trenggalek tentunya menjadi harapan masyarakat Jawa Timur, “Yang perlu kami tekankan bahwa Muhammad Nur Arifin adalah wakil Bupati yang maju bersama dengan saya pada pemilihan Bupati Trenggalek 2015 yang lalu, maka dengan dilantiknya beliau sebagai Bupati Trenggalek tentunya tidak ada perubahan yang mendasar dalam kaitan dengan apa yang ingin diwujudkan untuk masyarakat semuanya, termasuk dalam RPJMD yang kami susun bersama,” katanya. (Red)

Check Also

PERINGATAN HUT BHAYANGKARA PERSONEL POLSEK PALMERAH BERSIHKAN MASJID

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT)