Minggu, 20 Oktober 2019, 1:16
Home / KESEHATAN / AWAS POLUSI DALAM RUANGAN SEBABKAN RHINITIS ALERGI
wanita sakit dan bersin dengan tisiue kertas di rumah.

AWAS POLUSI DALAM RUANGAN SEBABKAN RHINITIS ALERGI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Polusi udara terdapat dimana – mana baik di luar ruangan bahkan didalam ruangan seperti di dalam pabrik, kantor bahkan di rumah, diketahui polusi udara dapat menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan yang salah satunya adalah pilek alergi atau rhinitis alergi.

Beragam jenis zat polutan (penyebab polusi) di udara adalah karbon monoksida (CO), karbon dioksida (CO2), nitrogen dioksida (NO2), sulfur dioksida (SO2), formaldehida, phthalate, dan partikel polusi (PM) dapat memicu munculnya pilek alergi pada sebagian orang.

Berbagai Polusi didalam ruangan diantaranya polusi udara berasal dari gas beracun, senyawa organik yang mudah menguap (VOC), tungau, bulu hewan peliharaan, jamur, bakteri, dan virus yang umumnya dihasilkan dari emisi kendaraan, bahan bangunan, perabotan rumah tangga, pengharum ruangan, memasak, merokok, atau saat seseorang batuk dan bersin di dalam ruangan.

Disebabkan kurangnya ventilasi untuk sirkulasi udara, meningkatnya material sintetis sebagai bahan bangunan dan furnitur, serta penggunaan produk pembersih rumah, para ahli penelitian dari luar negeri menyimpulkan polusi udara dalam ruangan bisa mencapai 5 kali lebih banyak saat berada di luar ruangan dan dinyatakan bahwa orang yang sering mengalami alergi lebih banyak berada di dalam ruangan.

Pilek Alergi atau Rhinitis alergi adalah peradangan pada bagian dalam hidung yang disebabkan oleh alergen, yaitu zat pemicu alergi seperti debu dan partikel polusi berbeda dengan pilek infeksi yang disebabkan oleh virus dan bakteri.

Alergen yang terpapar karena polusi udara mengakibatkan sistem kekebalan tubuh bereaksi karena alergen dianggap sebagai benda berbahaya sehingga tubuh memproduksi zat kimia yang membuat selaput lendir hidung membengkak dan produksi lendir di hidung meningkat.

Walau beda dengan pilek infeksi rhinitis alergi memiliki gejala yang mirip yakni bersin, hidung berair, gatal, dan tersumbat, cara pengobatannya menghindari faktor pemicu munculnya reaksi alergi juga bisa mengkonsumsi obat.

Apabila tidak diobati, rhinitis alergi dapat menyebabkan :

• Sinusitis
Rongga sinus di sekitar hidung secara alami menghasilkan lendir. Namun ketika tersumbat atau meradang karena rhinitis alergi, lendir tidak dapat mengalir keluar sehingga mudah terjadi infeksi dan peradangan pada sinus, yang disebut sinusitis. Sinusitis bisa menyebabkan kesulitan bernapas, penurunan ketajaman indra penciuman, mendengkur saat tidur, atau bahkan apnea tidur.

• Otitis media
Otitis media adalah peradangan pada telinga bagian tengah. Kondisi ini terjadi ketika rhinitis menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada saluran eustachius yang menghubungkan hidung dan telinga. Jika saluran ini tersumbat akibat pembengkakan, cairan dapat menumpuk di telinga bagian tengah dan di belakang gendang telinga, sehingga mudah terjadi infeksi dan peradangan. Otitis media bisa mengakibatkan gangguan pendengaran.

• Polip hidung
Polip hidung adalah benjolan yang tumbuh di lapisan di dalam hidung atau sinus. Jika ukurannya cukup besar atau jumlahnya banyak, polip hidung dapat menghalangi pernapasan dan menurunkan ketajaman penciuman. Polip berukuran besar biasanya perlu ditangani dengan operasi. (Red)

Check Also

PESTA RAKYAT WUJUD PEMERINTAH BERIKAN KEBAHAGIAAN PADA MASYARAKAT

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pesta rakyat salah satu yang dilakukan Pemprov