Selasa, 12 November 2019, 10:12
Home / MADURA / KEKERINGAN PEMPROV JATIM SALURKAN AIR BERSIH KE SAPUDI BERSAMA LINTAS SEKTOR
Kehadiran Gubernur Khofifah di Pendopo Kecamatan Gayam mendapat sambutan warga pulau Sapudi.

KEKERINGAN PEMPROV JATIM SALURKAN AIR BERSIH KE SAPUDI BERSAMA LINTAS SEKTOR

WAGATABERITA.COM – SUMENEP. Musim kemarau berkepanjangan membuat kondisi kekeringan dialami masyarakat Pulau Sapudi sehingga menjadi perhatian Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, bersama jajaran OPD Pemprov dan Panglima Komando Armada II Laksamana Muda TNI Herru Kusmanto, Danlantamal, wakil ketua DPRD, Korem 084 dan wakil Bupati Sumenep menyerahkan bantuan berupa distribusi air bersih di Kecamatan Gayam Pulau Sapudi Kabupaten Sumenep, Selasa (05/11/2019).

Distribusi bantuan air bersih sebanyak 750.000 liter disalurkan Pemprov Jawa Timur bekerja sama dengan Koarmada II ke Pulau Sapudi secara dua kali, pemberangkatan pertama unit KRI Teluk Ende dengan membawa 500.000 liter air bersih, 6.000 jerigen, 300 terpal, satu unit mobil rescue BPBD, dua unit mobil tangki BPBD, alkon, dan satu unit genset dengan mengajak 100 orang kru kapal, 15 orang personel BPBD dan 30 personel dari Dinsos Jawa Timur untuk membantu pelaksanaan distribusi air bersih, minggu (03/11).

Pemberangkatan kedua giliran dua kapal tug boat yang diberangkatkan dengan membawa 250.000 liter air bersih pada dini hari Senin (04/11) pukul 02 : 00 WIB, semua personil, kapal, peralatan dan logistik sudah berada di Pulau Sapudi.

Khofifah mengatakan untuk mengatasi masalah kekeringan ini dibutuhkan sinergi dengan lintas sektor dan instansi, “Untuk mengatasi kekeringan di kepulauan harus ada ihtiar khusus, karena harus menggunakan armada kapal, Alhamdulillah hasil dari komunikasi kita dengan Pak Panglima Koarmada II kita bisa mendapatkan armada untuk mengangkut dan menyalurkan air bersih sampai ke masyarakat,” kata Khofifah.

Gubernur didampingi PangKoArmada II salurkan bantuan air bersih pada warga di kecamatan Gayam Pulau Sapudi.

Di Jawa Timur terdapat 28 Kabupaten kota terdampak kekeringan, tepatnya 662 desa termasuk di Kecamatan Gayam di Pulau Sapudi ini, di Kabupaten Sumenep 5 Kecamatan dan 12 desa yang mengalami kekeringan sehingga masyarakat dihimbau shalat istisqo agar diturunkan hujan oleh Allah SWT. “Terkait air bersih dan sumber daya air Jawa Timur memang daerah kedua setelah DKI yang berdasarkan telaah Bappenas memiliki PR besar untuk dilakukan antisipasi,” katanya.

Panglima Komando Armada II Laksamana Muda TNI Herru Kusmanto mengatakan bahwa penyaluran air bersih ini adalah bentuk sinergi dengan Pemprov Jatim beserta Forkopimda Jawa Timur, “Kita menyiapkan satu kapal perang dan juga menggerakkan tug boat dan tongkang untuk mendukung penyaluran air bersih. Kita buat Satgas juga bekerja sama dengan BPBD untuk mengatasi kekeringan,” kata Herru. Menurutnya ini adalah bentuk sinergitas nyata Forkopimda Jawa Timur dalam membantu penyejahteraan masyarakat Jawa Timur. (Red)

Check Also

LIMA MOBIL TABRAKAN BERUNTUN JALAN TOL MACET LEBIH 5 KM

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Kecelakaan terjadi siang ini di jalan tol Porong