Jumat, 14 Agustus 2020, 15:36
Home / BANTEN / KUNJUNGI NASABAH MEKAAR PRESIDEN HARAP JAGA KEPERCAYAAN DAN KEMBANGKAN USAHANYA
Presiden Joko Widodo

KUNJUNGI NASABAH MEKAAR PRESIDEN HARAP JAGA KEPERCAYAAN DAN KEMBANGKAN USAHANYA

WAGATABERITA.COM – BANTEN. Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) binaan BUMN Permodalan Nasional Madani (PNM) yang dilakukan di hampir seluruh Indonesia menjadi perhatian Presiden Joko Widodo yang kali ini meninjau anggota Mekaar yang berada di Alun – Alun Kota Cilegon, Provinsi Banten, Jumat, (06/12/2019).

Presiden Jokowi mengingatkan para nasabah Mekaar agar menjaga kepercayaan yang telah diberikan kepada mereka, berupa pinjaman tanpa agunan, “kalau diberi Rp 2 juta bisa dipercaya, tahun depan naik level jadi Rp 6 juta, Rp 8 juta, naik terus. Sekali lagi ibu – ibu dipercaya,” kata Presiden dalam sambutannya.

Presiden melanjutkan, “kalau dipercaya harus lebih hati – hati, jangan sampai kita dipercaya, kita belok – belok. Kalau orang sudah tidak dipercaya, mengembalikan kepercayaan itu sulit,” imbuhnya.

Presiden mengingatkan agar nasabah Mekaar disiplin membayar angsurannya, agar ringan para nasabah dianjurkan menyisihkan keuntungannya setiap hari, “misalnya ngangsurnya hari Senin, ya Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu sudah mulai menyisihkan untuk ditabung,” ujarnya.

Diingatkan Kepala Negara para nasabah Mekaar agar menggunakan pinjamannya untuk modal kerja atau modal usaha agar mendapatkan keuntungan sehingga bisa membayar cicilan dan sisanya bisa ditabung, “nabung itu penting karena kita punya anak – anak kita yang sekolah. Suami kerja, kalau ada tambahan ibu – ibu akan lebih memperkuat ketahanan ekonomi keluarga kita,” jelasnya.

Presiden Jokowi saat meninjau anggota Mekaar yang berada di Alun – Alun Kota Cilegon, Provinsi Banten.

Presiden berharap ibu – ibu Mekaar bisa mengembangkan usahanya hingga ‘naik kelas’ menjadi nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR), “dari pinjaman itu harus menetas dan besar. Kalau ibu – ibu sudah mentok di PNM Mekaar, mentok di 10 juta, akan dipindah ke BRI, diarahkan ke BRI sehingga bisa naik ke 20 juta, 25 juta, hingga 500 juta,” tandasnya diakhir sambutan.

Hadir mendampingi Presiden antara lain, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dua Staf Khusus Presiden Gracia Billy Mambrasar dan Adamas Belva Syah Devara, dan Gubernur Banten Wahidin Halim. (Red)

Check Also

OPS PATUH KALIMAYA 2020 POLDA BANTEN LAKUKAN RAZIA DENGAN SANKSI PREEMTIV DAN PREVENTIF SERTA HUMANIS

WAGATABERITA.COM – BANTEN. Kegiatan Ops Patuh Kalimaya 2020 di laksanakan secara