Senin, 27 Januari 2020, 19:58
Home / BOGOR / PEDULI KORBAN BANJIR IWO BOGOR KIRIM BANTUAN LEWAT KARANG TARUNA
Penyerahan bantuan korban banjir IWO Bogor.

PEDULI KORBAN BANJIR IWO BOGOR KIRIM BANTUAN LEWAT KARANG TARUNA

WAGATABERITA.COM – BOGOR. Bencana alam banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu mengundang keprihatinan semua masyarakat dari berbagai profesi tak terkecuali tim Ikatan Wartawan Online (IWO) chapter Bogor Raya.

Organisasi para Wartawan Bogor Raya ini megadakan aksi peduli kemanusiaan dengan mengunjungi Posko Karang Taruna Kabupaten Bogor di Lokasi bencana alam banjir dan longsor untuk Kecamatan Sukajaya dan Cigudeg, Kabupaten Bogor Jawa Barat pada Sabtu (04/01/2020).

Kedatangan Tim Peduli yang dipimpin langsung oleh Ketua IWO Bogor, Didin atau yang kerap disapa kang Brodin didampingi Bendahara IWO Bogor Herawati Nurlia disambut langsung oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Irfan Darajat yang bersama meninjau akses terputus di kampung kebun Kalapa desa Sukaraksa yang jalannya terputus dan sedang diturunkan alat berat.

Selanjutnya tim menuju Posko Karang Taruna Kabupaten Bogor di Kampung Pasir Nangka Cigudeg disini bantuan dari IWO diterima oleh Ketua Divisi Penanggulangan Bencana Karang Taruna berupa mie instan, air mineral, obat – obatan dan baju layak pakai.

Foto bersama IWO dan Karang Taruna Bogor.

“Kami sebagai awak media juga sangat prihatin dan ingin membantu sebisa kami. Walau terbatas, mudah – mudahan keikhlasan ini bisa sedikit meringankan saudara – saudara kita yang terdampak bencana alam, kami juga salut kepada pemuda – pemudi Karang Taruna yang peka terhadap kemanusiaan,” puji Brodin.

Sementara Ketua Karang Taruna Kabupaten Bogor, Irfan mengapresiasi kedatangan rekan IWO, “pertama saya mengucapkan terima kasih atas kedatangan sahabat IWO di posko kami dan terima kasih koordinasi antar pihak. Kami ada untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” ucapnya.

Diterangkan, “mengenai korban jiwa pasca banjir dan longsor yang kami ketahui di Cigudeg ada 2 orang dan di Sukajaya ada 17 orang. Dan pengungsi ada 1.300 orang di Cigudeg dan lebih dari 3.000 di Sukajaya. Harapan saya, alam ini harus kita jaga, pohon – pohon yang ada harus ada dan tidak boleh ditebang sembarang. Bukan hanya saat bencana ini pasca bencana pun harus dipikirkan oleh semua pihak akan akibat kenapa terjadi banjir dan longsor ini,” tutup Irfan. (Red)

Check Also

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa