Minggu, 29 Maret 2020, 4:35
Home / NEWS / ATASI PENYEBARAN VIRUS CORONA KHOFIFAH AMBIL ENAM KEBIJAKAN PADA BIDANG INI
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

ATASI PENYEBARAN VIRUS CORONA KHOFIFAH AMBIL ENAM KEBIJAKAN PADA BIDANG INI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Dalam rangka mengantisipasi virus corona atau corona virus disease (covid – 19), Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melakukan rapat koordinasi teknis yang dilakukan seharian yang pada akhirnya mengambil enam bidang kebijakan untuk percepatan penanganan covid – 19 Minggu (15/03/2020).

Usai rapat Khofifah menyampaikan, “sehubungan dengan penyebaran Covid 19 yang terus meningkat sehingga diperlukan upaya peningkatan kesiap siagaan untuk melindungi keamanan dan kesehatan masyarakat Jawa Timur. Maka Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengambil keputusan bahwa untuk sementara dalam waktu 14 hari mulai tanggal 16 – 29 Maret 2020 melakukan langkah – langkah strategis,” katanya.

Kebijakan pertama dari bidang perhubungan. Ia menghimbau kepada Bupati/Walikota menyediakan fasilitas cuci tangan dengan sabun serta menyediakan pos pemeriksaan kesehatan yang dilengkapi thermal gun dan masker untuk yang ditemukan gejala batuk, pilek, dan demam. Fasilitas itu wajib dilengkapi di setiap terminal, bandara, stasiun, atau pelabuhan sesuai dengan kewenangannya.

Kebijakan kedua pada bidang pendidikan, ditegaskan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar pada SMA, SMK, dan PK – LK di Jawa Timur dilakukan di rumah peserta didik masing – masing dengan memberikan tugas yang akan dinilai pada saat masuk sekolah. Khusus untuk SMK dan SMA kelas XII yang akan mengikuti ujian nasional bagi SMK mulai tanggal 16 – 19 Maret 2020, SMA mulai tanggal 30 Maret – 2 April 2020 tetap dilaksanakan sesuai jadwal dengan memperhatikan berbagai prosedur kesehatan yang telah ditentukan. Satuan pendidikan juga diminta untuk menunda pelaksanaan kegiatan pertukaran pelajar baik keluar maupun kedalam negeri, termasuk kegiatan studi tur.

Pada kebijakan ketiga di bidang kesehatan Gubernur Khofifah menghimbau Bupati/Walikota untuk menginstruksikan Dinas Kesehatan, Puskesmas, Puskesmas Pembantu, Polindes, Ponkesdes untuk melakukan pemantauan orang – orang yang datang dari negara/wilayah terjangkit karena termasuk Orang Dengan Resiko (ODR). Selain itu petugas kesehatan juga diminta melakukan tracking kepada pasien yang diyatakan positif dan meningkatkan penyuluhan pencegahan COVID – 19 kepada masyarakat. Terhadap 44 Rumah Sakit rujukan yang telah ditetapkan juga diminta segera menyusun penambahan sarana untuk penanganan pasien dengan COVID – 19 berupa ruang isolasi, alat pelindung diri, obat dan alat habis pakai, dan tenaga kesehatan.

Kebijakan keempat pada bidang Pemerintahan, ia menegaskan pada ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan kebersihan dan menyiapkan fasilitas cuci tangan dengan sabun serta diputuskan meniadakan apel pagi, senam pagi, upacara dan kegiatan seremonial di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan menghimbau Bupati/Walikota untuk melakukan hal yang sama. Himbauan pada Bupati/Walikota untuk menginstruksikan kepada Perangkat Daerahnya agar menyediakan fasilitas cuci tangan dengan sabun juga dilakukan. ASN juga diminta menunda seluruh perjalanan dinas keluar kota dan/atau keluar negeri khususnya ke tempat yang sudah diidentifikasi terdapat penyebaran COVID – 19 sesuai dengan data dan informasi terkini dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kecuali tugas khusus.

Kelima ditujukan pada bidang ekonomi dihimbau kepada Bupati/Walikota dan penyelenggara kegiatan usaha perindustrian dan perdagangan untuk menyediakan fasilitas cuci tangan dengan sabun. Selain itu Bupati/Walikota juga diminta menjaga ketersediaan, distribusi, dan kestabilan harga bahan pokok dan melakukan sosialisasi agar masyarakat tidak melakukan panic buying atau aksi borong.

Kebijakan keenam jatuh pada bidang informasi dan komunikasi untuk menyediakan Call Center yang terintegrasi dengan nomor 1500117, 081334367800 (Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur), dan 08124922279 (RSUD Dr. Soetomo). Serta disampaikan imbauan kepada masyarakat untuk lebih banyak tinggal di rumah dan menghindari keramaian kecuali untuk kepentingan mendesak. (Red)

Check Also

UNBK SMA DIUNDUR PEMPROV JATIM GUNA CEGAH PENYEBARAN VIRUS CORONA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Antisipasi penyebaran Corona Virus Disease (COVID – 19)