Selasa, 26 Mei 2020, 2:37
Home / NEWS / FOVID 19 JATIM APLIKASI CHAT INFORMASI CORONA
Gubernur Khofifah meluncurkan aplikasi Fofid - 19

FOVID 19 JATIM APLIKASI CHAT INFORMASI CORONA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Semakin maraknya penyebaran virus corona banyak langkah dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mensosialisasikan pencegahannya salah satunya dengan meluncurkan aplikasi Forum Obrolan Tanya Jawab Real Time Chat FOVID – 19 JATIM.

Yang dimaksud dalam Chat FOVID – 19 JATIM ini adalah sangat mungkin masyarakat jika bertelepon bersuara karena merasa riskan dengan keluarga atau temannya merasa tidak enak. Maka, mereka bisa chating berkonsultasi lebih dalam dan luas dengan mengunjungi akses FOVID – 19 JATIM untuk menayakan perihal yang berkaitan dengan virus corona atau COVID – 19 terang Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (25/03/2020).

Didalam FOVID – 19 JATIM dengan tujuan memenuhi kebutuhan masyarakat yang banyak ingin tahu setelah Medical Check Up atau tes kesehatan malah berisiko.  “Setelah berisiko terus bagaimana, Pertanyaan – pertanyaan masyarakat tersebut bisa dijawab melalui CHAT FOVID – 19 JATIM,” ujar Dr Jibril Penanggung jawab dalam Chat FOVID – 19 JATIM yang baru diluncurkan.

Sementara menurut Dr Jibril Gubernur Jawa Timur mengatakan akan ada 15 ribu relawan yang tergabung dalam relawan COVID – 19 Kemendikbud akan bisa mensupport di FOVID – 19 JATIM. Karena mereka itu dari mahasiswa dan tenaga kesehatan yang siap dan membantu untuk menjawab dari pertanyaan – pertanyan masyarakat. Masyarakat juga bisa menyampaikan pertanyaan – pertanyaan kemudian tim relawan akan membantu untuk menjawab pertanyaan – pertanyaan yang sedang meresahkan masyarakat.

Contoh informasi klorofil dianggap sebagai salah satu obat COVID – 19, kemudian masyarakat banyak yang belanja dan membelinya, benarkah bahwa klorofil itu bisa menyembuhkan COVID – 19 itu nanti bisa ditanyakan ke FOVID – 19 JATIM dan akan dijawab oleh para relawan dokter, perawat atau tenaga medis kesehatan lainnya.

Klorofil saat ini memang sudah dikembangkan untuk pengobatan COVID – 19, tetapi jika digunakan tanpa adanya supervisi justru berbahaya. Seperti di Amerika Serikat, ada masyarakat yang mengkonsumsi klorofil malah meninggal karena tanpa adanya supervisi dari dokter. “Untuk itu, jangan membeli klorofil tanpa konsultasi dengan dokter,” tutur Dr Jibril. (Red)

Check Also

LARANG TAKBIR KELILING KHOFIFAH LAKUKAN TAKBIR ONLINE BERSAMA HINGGA 5 BENUA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Penyebaran covid – 19 dan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar membuat