Jumat, 5 Juni 2020, 10:44
Home / NEWS / UNGKAP ANAK TENTANG KONDISI KEDUA ORANG TUANYA YANG LOLOS DARI CORONA
Ilustrasi kesehatan (istimewa).

UNGKAP ANAK TENTANG KONDISI KEDUA ORANG TUANYA YANG LOLOS DARI CORONA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Kira – kira lebih sebulan lalu pasangan suami istri ini awalnya sehat – sehat saja, selama masa penyebaran covid – 19 yang waktu itu baru mulai agak gencar penyebarannya tetapi peraturan sosial kesehatannya belum seketat saat ini keduanya sebenarnya berusaha menjaga kesehatan dengan tak banyak keluar rumah, tak banyak bertemu orang yang tak dikenal baik dan tetap menjaga kesehatan dengan ketat.

Saat itu hanya sekolah yang diliburkan dan tak beroperasi oleh sebab itu mereka bermaksud membawa anak semata wayangnya untuk kembali ke kampung halamannya agar bisa hidup lebih sehat karena menganggap di Desa belum terdapat penyebaran virus tersebut sehingga bisa lebih aman dan nyaman dibanding tetap berada di Surabaya.

Dengan menyewa mobil travel pribadi mereka kembali ke Desanya di Bojonegoro dengan semangat dan penuh kebahagiaan dengan kondisi sehat, karena sang suami harus bekerja maka harus kembali ke Surabaya meninggalkan sang istri dan anak di Desanya yang saat itu dianjurkan menjalani isolasi mandiri.

Seminggu setelahnya sang suami kembali ke Desa bermaksud menengok keluarganya di desa dengan mencarter mobil menuju desanya, setiba di Desa sang suami tak pernah keluar rumah dan menemui siapapun tetapi naas dua hari di desa sang suami merasakan kesehatannya terganggu sehingga memeriksakan diri ke Puskesmas setempat bahkan di rapid tes dan dinyatakan negatif corona sehingga kembali ke rumahnya.

Dua hari kemudian Sang Suami mulai mengalami suhu tubuh panas yang tinggi sehingga merujuk ke Rumah sakit Umum Daerah setempat agar mendapatkan perawatan, tetapi beberapa hari kemudian Sang Istri mengeluarkan gejala yang sama dengan sang suami suhu tubuh meningkat sehingga akhirnya juga dirujuk ke rumah sakit yang sama untuk dirawat.

Dirawat hampir sebulan akhirnya sepasang suami istri itu dinyatakan sembuh total oleh Rumah sakit dimana mereka dirawat walau hingga hari ini Minggu (10/05/2020) Suami beserta istrinya masih harus menjalani isolasi mandiri di Balai Latihan Kerja (BLK) yang telah dipersiapkan Pemerintah Daerah setempat dan segera boleh pulang ke rumah.

“Saya harap dengan kesembuhan keluarga saya ini jangan ada lagi penyebaran kabar – kabar yang saya anggap tidak sesuai dengan fakta nya, karena banyak ditemukan kabar yang tidak benar informasinya tidak sesuai dengan faktanya karena meraka tak mengetahui kenyataannya,” terang sang anak kepada tim wagataberita.com yang tak ingin menyebut namanya maupun nama keluarganya.

Lanjut sang anak, “waktu awal – awal orang tua saya baru masuk rumah sakit banyak penyebaran tulisan di Medsos yang saya anggap itu tak benar alias kabar bohong, sampai sekarang masih terdapat kabar bohong yang disebar di Medsos, makanya saya harap dihentikan kalau terus begitu akan saya permasalahkan secara hukum nanti kedepannya,” ungkap sang anak.

“Sudah ada banyak himbauan dari Pemerintah atau pun berbagai instansi masyarakat tak perlu panik berlebihan dengan penyakit corona, apalagi sampai menyebarkan berita yang tak sesuai faktanya untuk menakuti masyarakat lainnya, itu sangat tidak dibenarkan, yang penting masyarakat waspada menjaga kesehatannya menjaga jarak dengan sesama, memakai masker, sering cuci tangan dan tidak keluar rumah bila tak benar – benar penting, sehingga tidak sampai tertular penyakit ini” tutupnya. (Juliman)

Check Also

TAK ADA YANG KEBAL PADA CORONA GUBERNUR HARAP PASIEN SEMBUH EDUKASI MASYARAKAT AGAR WASPADA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA Peningkatan korban positif Covid – 19 tak