Selasa, 9 Agustus 2022, 23:21
Home / NEWS / INI CARA PEMPROV JATIM DAN PANGKOGABWILHAN II PERCEPAT ATASI PASIEN COVID
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama Forkopimda Jatim Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid 19 bersama 99 RS Rujukan se - Jatim.

INI CARA PEMPROV JATIM DAN PANGKOGABWILHAN II PERCEPAT ATASI PASIEN COVID

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Covid – 19 bersama 99 RS Rujukan se – Jatim di Lantai 8 Kantor Gubernur Jl. Pahlawan, Selasa (30/06) dilakukan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Panglima Kogabwilhan II, Marsdya TNI Imran Baidirus.

Dalam sambutannya Marsdya Imran menjelaskan, cara kerja aplikasi sistem rujukan satu pintu adalah masing – masing RS rujukan memiliki Person In Charge (PIC) yang tugasnya adalah menginformasikan apakah RS – nya bisa menerima pasien Covid – 19, serta meng – update data kepada command center di RS Darurat Jl. Indrapura, Rabu (01/07/2020).

“Di command center, akan tersaji data semua rumah sakit yang bisa menerima pasien. Jadi, jika ada pasien di RS yang akan dirujuk ke RS lainnya, command center akan menghubungkan kedua RS tersebut, lalu memastikan ketersediaan bed, dan mengarahkan pasien akan dirujuk kemana. Sehingga diharapkan pendistribusiannya lebih baik dan lebih cepat, sehingga tidak terjadi penumpukan,” jelas Imran.

Upaya Pemprov Jatim untuk mengendalikan dan menekan laju penularan Covid – 19 di Jatim sangat didukung dan akan dikawal Kepolisian yang ditegaskan Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran, tak hanya itu pihaknya akan menginstruksikan jajarannya untuk menjaga dan mengamankan seluruh RS rujukan di Jatim.

Pengamanan akan lebih diperkuat guna menjaga kemungkinan adanya oknum masyarakat yang berpotensi melanggar protokol kesehatan seperti mengambil secara paksa jenazah pasien Covid – 19 yang kemudian membuka dan memakamkan jenazah tersebut tanpa menerapkan protokol pemakaman Covid – 19.

“Kami sudah memerintahkan kepada para Kapolres, untuk menempatkan personilnya di RS rujukan selama satu kali dua puluh empat jam. Dan setelah rapat hari ini, kembali saya akan tekankan untuk pengamanan itu. Jadi, saya berharap para tenaga kesehatan bisa bekerja dengan tenang, kami yang nanti akan mengawal keamanannya,” tegas Kapolda.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Rakor Percepatan Penanganan Covid 19.

Sementara Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Widodo Iryansayah meminta jajarannya untuk tidak henti – hentinya memberikan pemahaman pentingnya menjaga protokol kesehatan kepada masyarakat dengan cara yang humanis walau tidak mudah namun cara itu harus tetap dilakukan guna menyelamatkan nyawa manusia.

“Saya hampir setiap hari olahraga pagi di lapangan Makodam V/Brawijaya, dimana banyak anak – anak muda yang belum disiplin memakai masker. Melihat itu, saya lantas membagikan masker kepada mereka, saat itu memang langsung dipakai. Tapi hari berikutnya, ada yang kembali tidak memakai masker, lalu saya berikan masker lagi, dan saya ajak dialog. Kita harus sabar, karena ini untuk keselamatan mereka,” ujar Pangdam.

Turut serta dalam Rakor Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, para kepala RS rujukan Covid – 19 di Jatim, dan beberapa Kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim. (Red)

Check Also

YANG BEDA PADA PERINGATAN HUT KOTA SURABAYA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Peringatan HUT ke – 729 Kota Surabaya 2022, Pemkot Surabaya dirayakan dengan