Sabtu, 8 Agustus 2020, 16:12
Home / JAKARTA / POSITIF COVID GLOBAL LEBIH 15 JUTA MENINGGAL 640 RIBU PRESIDEN MINTA JAJARAN KERJA SECARA LUAR BIASA
Presiden Jokowi.

POSITIF COVID GLOBAL LEBIH 15 JUTA MENINGGAL 640 RIBU PRESIDEN MINTA JAJARAN KERJA SECARA LUAR BIASA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Penyebaran covid – 19 hingga saat ini angkanya tergolong sangat tinggi, secara global kasus Covid – 19 telah mencapai angka 15,8 juta jiwa dengan angka kematian yang juga tak sedikit sebesar 640 ribu jiwa sehingga hal ini membuat Presiden Joko Widodo mewanti – wanti jajarannya untuk memberikan perhatian terhadap hal tersebut dan bekerja secara luar biasa dalam konteks manajemen krisis.

Kepada Komite Penanganan Covid – 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Presiden memberi arahan melalui rapat terbatas yang digelar melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin, (27/07/2020).

Dalam hal ini Presiden Joko Widodo menekankan sejumlah hal, “pertama, Komite ini dibentuk untuk mengintegrasikan kebijakan kesehatan dan kebijakan ekonomi agar seimbang antara gas dan remnya. Penanganan kesehatan menjadi prioritas, tidak boleh mengendur sedikitpun. Aura krisis kesehatan terus digaungkan sampai nanti vaksin tersedia dan bisa digunakan secara efektif,” ungkapnya.

Pembentukan Komite menurut Presiden bukan berarti membubarkan Gugus Tugas Penanganan Covid – 19 baik di tingkat pusat maupun daerah karena persoalan kesehatan merupakan komponen yang tak terpisahkan dari lanskap ekonomi negara.

Penanganan terhadap kedua sektor di tengah pandemi Covid – 19 seperti saat ini, harus berjalan secara beriringan dan terpadu, “perlu saya tekankan juga tidak ada yang namanya pembubaran Satgas Covid – 19 baik di pusat maupun di daerah. Semuanya harus tetap bekerja keras. Komite ini adalah sekali lagi mengintegrasikan antara kebijakan ekonomi dan kebijakan kesehatan,” ujar Presiden.

Presiden menekankan penanganan penyebaran Covid – 19 harus difokuskan ke 8 Provinsi yang menyumbang angka penularan terbesar, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Papua.

Kata Kepala Negara, “targetnya saya kira jelas, turunkan angka kematian serendah – rendahnya, tingkatkan angka kesembuhan setinggi – tingginya, dan kendalikan laju pertumbuhan kasus – kasus positif baru secepat – cepatnya,” ungkapnya.

Mewujudkan target tersebut, pengujian, penelusuran, dan perawatan pasien Covid – 19 harus dilakukan secara masif dan lebih agresif, “jika masih ditemui kekurangan peralatan tes, mesin PCR, kapasitas lab, APD, juga peralatan rumah sakit segera bereskan. Komunikasi dengan rumah sakit, masyarakat, dan daerah harus dilakukan seefektif mungkin,” pintanya Presiden.

Sementara penyerapan terhadap stimulus penanganan dampak Covid – 19 juga minta ditingkatkan dan dipercepat oleh Presiden sebab dari data yang diterima Presiden per 22 Juli lalu menyebut anggaran yang telah dialokasikan untuk hal tersebut baru terserap sebesar 19 persen. “Ini masih belum optimal dan kecepatannya masih kurang,” tutupnya.

Check Also

DITENGAH KONDISI COVID REALISASI INVESTASI JATIM MASIH DIURUTAN KEDUA TEMBUS 51 TRILIUN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Kinerja realisasi investasi Jawa Timur semester I Tahun