Sabtu, 8 Agustus 2020, 16:29
Home / JAKARTA / WAPRES UNGKAP TIGA PEMBELAJARAN MAKNAI IDUL ADHA DITENGAH PANDEMI CORONA
Khotbah Idul Adha Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma’ruf Amin.

WAPRES UNGKAP TIGA PEMBELAJARAN MAKNAI IDUL ADHA DITENGAH PANDEMI CORONA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Tak hanya sekadar ritual menyembelih hewan qurban Idul Adha sebenarnya ditandai peristiwa besar di mana terdapat tauladan yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim dan anaknya, dalam mematuhi perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala Nabi Ismail terdapat nilai – nilai kepatuhan, pengorbanan, dan ujian Allah kepada umatnya.

Dalam Khotbah Idul Adha Wakil Presiden (Wapres) K. H. Ma’ruf Amin menjelaskan, “peristiwa ini adalah merupakan contoh yang diteladankan seorang nabi. Untuk terus mengamalkan tauladan tersebut, peristiwa ini kemudian menjadi tradisi sunah yang kemudian dilakukan umat Islam setiap tahun untuk melakukan kurban,” tuturnya di kediaman dinas Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat, Jumat (31/07/2020).

Tiga pembelajaran dapat diambil dalam memaknai Idul Adha. Pertama yakni kepatuhan seorang hamba kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, “ucapan orang itu kalau dipanggil oleh Allah untuk melaksanakan perintah NYA, tidak ada ucapan lain kecuali satu, sami’na wa atho’na, kami mendengar dan kami taat. Melaksanakan apa yang diperintahkan dan mereka itu adalah orang-orang yang berbahagia,” jelas Wapres.

Kedua, adanya tuntutan untuk berkurban tidak hanya ditandai secara simbolis dengan menyembelih hewan kurban namun berbagi dan menolong kepada sesama, terutama di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid – 19) dimana banyak masyarakat membutuhkan bantuan.

Sehingga sesuai dengan pesan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wasallam berbunyi “Siapa yang telah memiliki kelebihan bekalnya, maka hendaknya diberikan kepada mereka yang membutuhkan, tapi justru yang paling penting untuk berbagi, terutama untuk menolong orang – orang yang miskin. Apalagi pada masa pandemi ini banyak orang – orang yang hidupnya kemudian menjadi miskin dan kehilangan pekerjaan. Pemerintah juga memberikan bantuan, bantuan sosial, untuk menolong mereka,” papar Wapres.

Makna ketiga bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala akan senantiasa menguji hambanya dengan memberikan cobaan dalam hidup. Seperti contoh cobaan besar yang sedang diberikan Allah kepada umat manusia saat ini adalah adanya pandemi Covid – 19.

Negara di dunia mengalaminya dan berdampak besar pada berbagai sektor kehidupan baik sosial, ekonomi, kesehatan, dan pendidikan, “Allah menyatakan pasti akan uji kalian semua dengan suatu ketakutan, dengan rasa takut, dengan kelaparan, Akan kita coba untuk menguji kesabaran. Karena dalam situasi biasa – biasa saja, tentu orang tidak pernah kelihatan. Tapi akan kelihatan kalau mengalami ujian atau cobaan. Ketabahan – ketabahannya, kepanikannya di situ akan terlihat,” urai Wapres.

Umat Islam diajak untuk memaknai tiga pembelajaran tersebut agar dapat meningkatkan ketakwaan setiap umat manusia kepada penciptanya, “mudah – mudahan dengan Idul kurban, makna, cobaan – cobaan, pentingnya pengorbanan, kepatuhan kepada Allah ini menjadi pelajaran berharga buat kita. Untuk dijadikan contoh dalam kita mengarungi hidup kita. Mudah – mudahan kita menjadi hamba yang patuh Kepada Allah subhanahu wa ta’ala,” ungkap Wapres. (Red)

Check Also

DITENGAH KONDISI COVID REALISASI INVESTASI JATIM MASIH DIURUTAN KEDUA TEMBUS 51 TRILIUN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Kinerja realisasi investasi Jawa Timur semester I Tahun