Kamis, 4 Juni 2026, 19:10
Home / NEWS / KKN DITENGAH COVID GUBERNUR MINTA MAHASISWA RAJIN BUAT RUANG ILMU DAN DEDIKASIKAN PADA MASYARAKAT
Pelepasan KKN Tematik via online oleh Gubernur Khofifah.

KKN DITENGAH COVID GUBERNUR MINTA MAHASISWA RAJIN BUAT RUANG ILMU DAN DEDIKASIKAN PADA MASYARAKAT

WAGATABERITA. COM – SURABAYA. Pandemi corona tak membuat dunia pendidikan terus ikut terpuruk, untuk terus membuat anak didiknya berkarya dan terus maju melawan kondisi covid – 19 ini Universitas Islam Malang (Unisma) melepas anak didiknya untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik.

Melepas keberangkatan KKN tematik Unisma ini dilakukan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara virtual melalui aplikasi zoom di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (03/08/2020).

Pada kesempatan ini Khofifah menyampaikan pesan pada peserta KKN Tematik Unisma agar rajin membuat ruang ilmu dan mendedikasikannya kepada masyarakat, menurutnya gerakan keumatan bersambung ini harus bisa menjadi misi besar KKN Tematik di masa pandemi Covid – 19 oleh mahasiswa Unisma.

Sementara Prof Dr Maskuri Guru Besar Unisma mengapresiasi Gubernur Khofifah yang sudah melepas KKN Tematik Edisi Covid – 19 Unisma kali ini dan melaporkan ada sebanyak 1.175 mahasiswa yang terlibat dalam KKn ini yang sebanyak 80 persen tinggal di Jatim.

“KKN Tematik bertema Era Covid – 19 Wujudkan Masyarakat Tangguh kali ini dilaksanakan secara individu di desa masing – masing dengan tetap mematuhi SOP covid – 19. Adapun program yang dilaksanakan menyesuaikan dengan program tanggap darurat covid – 19. Salah satunya melakukan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat setempat tentang bagaimana hidup bersih dan cara menerapkan protokol kesehatan yang baik dan benar. Tujuan dari kegiatan ini agar masyarakat tahu pentingnya protokol kesehatan dan bagaimana dampaknya jika tidak menerapkan,” ungkap Prof Maskuri.

Ditambahkan Prof Maskuri, “tahun sebelumnya peserta KKN Unisma mengkaitkan kegiatannya dengan dengan pengembangan ekonomi masyarakat, yakni mengolah hasil bumi yang ada. Sebagai contoh di Malang produk salak belum tersentuh optimal. Selanjutnya, produk dimanfaatkan mahasiswa untuk pemberian pelatihan produk olahan dari salak, seperti membuat dodol salak, sirup salak, dan produk olahan salak lainnya. Kegiatan positif ini bisa diteruskan oleh aparat setempat seperti Kepala Desa atau Camat,” tutupnya. (Red)

Check Also

GRAND OPENING KANTOR BEKEEN LAW FIRM SEDERHANA TAPI MENGESANKAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Menindak lanjuti pembukaan Kantor Pajak dan Hukum BEKEEN Law Firm (Bercahaya Keadilan …