WAGATABERITA.COM – BOGOR. Pembukaan Konferensi Forum Rektor Indonesia (FRI) diresmikan secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor Jawa Barat oleh Presiden Joko Widodo, Sabtu (04/07/2020) dengan menyampaikan sejumlah pesan bagi FRI agar mengembangkan strategi baru yang dapat menjadikan perguruan tinggi mampu mencetak generasi unggul untuk membangun Indonesia maju.
Pandemi Covid – 19 menuntut perubahan dan cara baru dalam sektor kehidupan, “pertama, saya mengajak FRI, Forum Rektor Indonesia, jangan hanya menjadi forum komunikasi. FRI harus dikemas menjadi forum saling peduli, forum saling berbagi, yaitu yang mampu membantu yang tidak mampu dan yang punya membantu yang tidak punya,” ajak Presiden.
- INI BERBAGAI PERSYARATAN DIIZINKANNYA SEKOLAH TATAP MUKA DI JATIM
- SMA SMK JATIM SEGERA LAKUKAN KEGIATAN BELAJAR TATAP WAJAH
- UNBK SMA DIUNDUR PEMPROV JATIM GUNA CEGAH PENYEBARAN VIRUS CORONA
- ANTISIPASI CORONA BELAJAR DI RUMAH DIPERPANJANG PEMPROV JATIM HINGGA 5 APRIL
- MANFAATKAN TEKNOLOGI KEMENDIKBUD CIPTAKAN APLIKASI RUMAH BELAJAR DENGAN FITUR MENYENANGKAN
Pembelajaran secara daring telah menjadi sebuah normal baru, perguruan tinggi dapat leluasa berbagi pengalaman, kurikulum dan silabus, koleksi perpustakaan, dan perkuliahan secara daring, “ini saya meyakini bisa dilakukan oleh FRI,” ucap Presiden.
Poin kedua Presiden mengajak para rektor dan FRI dapat memfasilitasi mahasiswa untuk menimba ilmu secara lebih luas, tidak hanya belajar dari dosen pengampu mata kuliah, tapi juga memetik pelajaran dari para pelaku industri, wirausahawan, para praktisi untuk dapat melihat perubahan dunia yang sangat dinamis.
Lanjut Presiden, “di era disrupsi dan hiperkompetisi, dunia berubah sangat cepat. Banyak hal yang belum sempat dibukukan sudah berubah di lapangan. Banyak karakter kerja yang tidak bisa ditangkap hanya melalui membaca, tetapi harus mengalami pengalaman nyata. Itulah pentingnya memerdekakan mahasiswa agar bisa belajar kepada siapa saja,” ujarnya.

Kerja sama dengan industri harus aktif dikembangkan, dilakukan dengan kawasan industri terdekat di mana perguruan tinggi menawarkan pembukaan program studi yang memiliki karakter keilmuan dekat dengan dibutuhkan industri di kawasan tersebut, selain melahirkan lulusan nyata dibutuhkan dunia usaha juga dapat menjadi momen bagi perguruan tinggi untuk menghasilkan atau mengembangkan penelitian dan ilmu murni.
“Kerja sama dengan industri bukan hanya untuk memberikan pengalaman kerja kepada mahasiswa. Tetapi perguruan tinggi juga bisa bekerja sama untuk penelitian dan pengembangan teknologi di dunia industri dan sekaligus untuk pengembangan ilmu murni,” ujar Kepala Negara.
Pendidikan tinggi harus berikan perhatian besar bagi kesehatan fisik dan mental mahasiswa termasuk pembangunan karakter dilakukan sejak dini, “suasana kampus harus memperkokoh rasa kebangsaan menghargai kebinekaan dalam persaudaraan dan persatuan, berintegritas tinggi dan anti korupsi, serta penuh toleransi dan menghargai demokrasi. Bapak dan Ibu adalah orang tua mereka yang bertanggung jawab terhadap masa depan mereka dan sekaligus masa depan Indonesia,” terang Presiden. (Red)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.