Senin, 28 September 2020, 8:10
Home / EDUKASI / PANTAU UJI COBA SEKOLAH TATAP MUKA KHOFIFAH SEGERA PERLUAS CAKUPAN PELAKSANAANNYA
Gubernur Khofifah meninjau Belajar mengajar tatap muka.

PANTAU UJI COBA SEKOLAH TATAP MUKA KHOFIFAH SEGERA PERLUAS CAKUPAN PELAKSANAANNYA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA.Kegiatan belajar mengajar selama masa pandemi corona dilakukan dengan menggunakan cara online, beberapa waktu lalu diputuskan kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan tatap muka walau terbatas.

Hal itu akhirnya membuat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memutuskan untuk mengizinkan belajar mengajar tatap muka dan kembali akan memperluas cakupan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di Jatim untuk SMK setelah mengadakan peninjauan secara langsung aktivitas uji coba pembelajaran tatap muka di sejumlah sekolah.

Kebijakan juga diambil berdasar hasil evaluasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), “saya menilai tingkat kesiapan sekolah dan kepatuhan siswa – siswi SMA – SMK – SMA LB Jatim untuk menerapkan protokol kesehatan sudah sangat bagus. Begitu pula dengan respon orang tua. Pun dengan dukungan dari Pemerintah Kabupaten/Kota yang juga luar biasa,” jelas Khofifah usai menghadiri wisuda Institut Pesantren Kyai Abdul Chalim di Mojokerto, Minggu (30/08/2020).

Melihat perkembangan situasi saat ini saatnya pembelajaran tatap muka diperluas cakupannya khususnya SMK karena sejumlah praktik keterampilan harus dilakukan secara langsung tidak cukup virtual sehingga berdasarkan Surat Gubernur Jawa Timur Nomor : 420/11350/101.1/2020 tertanggal 9 Agustus 2020 telah dilakukan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas.

Melihat antusiasme orang tua dan siswa inilah putusan melaksanakan pembelajaran tatap muka diizinkan sebab keterbatasan dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh juga banyak terjadi seperti soal jaringan internet sampai kepemilikan gawai.

Peninjau secara langsung ujicoba proses belajar mengajar tatap muka terbatas untuk jenjang pendidikan SMA, SMK dan SMA – LB di Jatim telah dilakukan, “Saya yakin selama protokol kesehatan disiplin diterapkan maka risiko penularan Covid – 19 akan semakin kecil. Perluasan pembelajaran tatap muka ini tentunya menjadi kabar gembira untuk siswa dan orangtua,” ungkap Khofifah.

Diketahui sekolah yang telah dimulai masa aktifnya secara terbatas sejak tanggal 18 Agustus lalu yakni SMAN 2 Kota Probolinggo, SMKN 2 Kota Probolinggo, SMAN 2 Nganjuk, SMKN Tanjunganom dan SMA – LB Santhi Kosala. (Red)

Check Also

DUA SAKSINYA DITOLAK PENGACARA BS DAN HAKIM DISIDANG LALU INI KESAKSIAN SAKSI FAKTA PT ANTAM PADA SIDANG INI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali