Kamis, 3 Desember 2020, 14:27
Home / EKONOMI / BERIKUT KOMODITAS DOMINASI IMPOR JATIM DITAHUN PANDEMI
Pelabuhan.

BERIKUT KOMODITAS DOMINASI IMPOR JATIM DITAHUN PANDEMI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Impor Jawa Timur di bulan September 2020 ini

didominasi bahan baku penolong senilai 1,366 miliar dollar AS dan memberi kontribusi sebesar 78,10 % yang diikuti barang konsumsi sebagai golongan barang urutan berikutnya, yang bernilai sebesar 196,53 juta dollar AS atau sebesar 11,24 %.

Hal itu disampaikan Kepala BPS Jatim, Dadang Hardiwan, “sementara barang – barang modal merupakan kelompok impor terkecil, dengan peranan sebesar 10,67 % atau dengan nilai sebesar 186,59 juta dollar AS,” ungkapnya kepada media di Surabaya, Senin (26/10/2020).

Menurut golongan penggunaan barang perkembangan Impor di Jatim pada bulan September 2020 adalah bahan bakar motor tanpa timbal dari RON lainnya tidak dicampur termasuk komoditas impor tertinggi dengan nilai sebesar 122,63 juta dollar AS atau naik sebesar 32,71 persen dibanding bulan sebelumnya dan komoditas tersebut mayoritas diimpor dari Singapura sebesar 73,23 juta dollar AS.

Sementara komoditas hasil dari ekstraksi minyak kacang kedelai lainnya yang nilai impornya mencapai 64,26 juta dollar AS menunjukan angka kenaikan sebesar 4,64 persen dibanding bulan sebelumnya menduduki peringkat kedua yang produknya mayoritas diimpor dari Argentina sebesar 33,58 juta dollar AS.

Pada peringkat ketiga diduduki komoditas bahan bakar motor, tanpa timbal dari RON 90 dan lebih tetapi di bawah RON 97 tidak dicampur mencapai nilai 60,65 juta dollar AS atau naik sebesar 101,37 % dibanding bulan sebelumnya yang produknya didatangkan dari Singapura senilai 30,76 juta dollar AS dan merupakan komoditas impor nonmigas terbesar dibanding 15 jenis lainnya.

Tetapi penurunan nilai impor juga terjadi pada komoditas emas dalam bentuk bongkah ingot atau batang tuangan yang turun dari 83,26 juta dollar AS menjadi 46,04 juta dollar AS termasuk penurunan tertinggi.

Sementara dari total impor Jatim pada September 2020 peranan terbesar jatuh pada komoditas bahan bakar motor tanpa timbal dari RON lainnya tidak dicampur sebesar 7,01 % dan komoditas hasil dari ekstraksi minyak kacang kedelai lainnya dengan kontribusi impor 3,67 persen yang selanjutnya 3,47 % terjadi pada impor komoditas bahan bakar motor tanpa timbal dari RON 90 dan lebih tetapi di bawah RON 97 tidak dicampur.

Komoditas bahan bakar motor tanpa timbal dari RON lainnya tidak dicampur secara kumulatif sejak Januari hingga September menjadi komoditas dominan berperan sebesar 5,82 % dengan nilai 857,32 juta dollar AS dan Komoditas ekstraksi minyak kacang kedelai lainnya sebesar 4,02 % dengan nilai 592,54 juta dollar AS, sementara komoditas kondensat dengan peranan sebesar 2,98 % dengan nilai sebesar 439,26 juta dollar AS. (Red)

Check Also

WUJUDKAN PILKADA DAMAI KHOFIFAH BERSAMA FORKOPIMDA JATIM ADAKAN KHOTMIL QURAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pilkada serentak akan diadakan 09 Desember 2020