Sabtu, 8 Mei 2021, 18:01
Home / JAKARTA / PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS DIBOLEHKAN BEGINI ATURANNYA
Menteri Nadiem (Google)

PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS DIBOLEHKAN BEGINI ATURANNYA

WAGATABERITA. COM – JAKARTA. Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Agama (Menag) mengeluarkan Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (covid – 19).

Dalam keterangannya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menyampaikan Pemerintah mendorong akselerasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

Dianggap sejalan dengan akselerasi pelaksanaan vaksinasi jelas Nadiem, “setelah pendidik dan tenaga kependidikan di dalam satuan pendidikan divaksinasi secara lengkap, Pemerintah pusat, Pemerintah daerah, kanwil (kantor wilayah), atau kantor Kemenag (Kementerian Agama) mewajibkan satuan pendidikan tersebut untuk menyediakan layanan pembelajaran tatap muka terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan dan pembelajaran jarak jauh,” jelasnya dikutip laman Setkab Selasa (30/03/2021).

Kewajiban tersebut harus dilakukan pihak sekolah sebab, “orang tua atau wali murid boleh memilih, berhak dan bebas memilih bagi anaknya apakah mau melakukan pembelajaran tatap muka terbatas atau tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh,” tegas Nadiem.

Daftar periksa (checklist) wajib dipenuhi sebelum layanan pembelajaran tatap muka terbatas selambatnya tahun ajaran dan tahun akademik baru dan dapat dikombinasikan dengan PJJ termasuk akan diawasi Pemerintah, “kalau berdasarkan hasil pengawasan terdapat kasus konfirmasi covid – 19, Pemerintah pusat, Pemerintah daerah, kanwil, kantor Kemenag, dan kepala satuan pendidikan wajib melakukan penanganan kasus dan dapat menghentikan sementara pembelajaran tatap muka di sekolah tersebut,” ungkap Nadiem.

Kepala satuan pendidikan dihimbau secara konsisten memberi edukasi penerapan protokol kesehatan dan membangun budaya disiplin di satuan pendidikan, “tentunya Pemerintah daerah melalui dinas pendidikan dan dinas kesehatan harus memastikan pemenuhan daftar periksa di setiap satuan pendidikan, memantau, dan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas di satuan pendidikan,” tambah Mendikbud.

Akses transportasi yang aman ke dan dari satuan pendidikan perlu dipastikan dinas perhubungan, “Pemda bersama dengan Satgas covid – 19 daerah melakukan testing jika ditemukan warga satuan pendidikan yang bergejala dan melakukan tracing jika ditemukan kasus konfirmasi positif. Dan, tentunya melakukan penanganan kasus dan menutup sementara pembelajaran tatap muka terbatas ketika ditemukan kasus konfirmasi covid – 19,” ungkap Nadiem.

Semua pemangku kepentingan diajak bersama memastikan anak Indonesia mendapatkan hak memperoleh pembelajaran aman dan selamat, “marilah kita berlatih untuk kembali kepada sekolah tatap muka dan di saat yang bersamaan menjaga protokol kesehatan dan disiplin,” tutup Nadiem. (Red)

Check Also

DIANGGAP IKON JODHI RILIS SINGLE RELIGI DARI PUISI KARYA CHAIRIL ANWAR DOA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Tak hanya Wartawan senior Jodhi Yudono yang juga