Jumat, 18 Juni 2021, 13:10
Home / JAKARTA / DUKA PGSD PADA PROF MOCHTAR KUSUMAATMADJA
Dr. phil. Shiskha Prabawaningtyas

DUKA PGSD PADA PROF MOCHTAR KUSUMAATMADJA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Wafatnya putra terbaik Bangsa Prof. Mochtar Kusumaatmadja membawa duka mendalam bagi banyak kalangan salah satu yang merasa sangat kehilangan adalah Paramadina Graduate School of Diplomacy (PGSD), Universitas Paramadina.

Menyampaikan duka cita yang mendalam dan mengucapkan semoga almarhum Khusnul Khotimah serta keluarga yang ditinggalkan mendapat kesabaran dan keikhlasan keluarga besar PGSD memberikan penghormatan terakhirnya yang luar biasa.

Putera terbaik bangsa terbaik yang salah satu pemikiran yang visioner dan strategis dalam merumuskan konsep negara kepulauan sebagai wujud konsep kedaulatan teritorial Indonesia, Tanah Air yang konsep yang digaungkan lantang saat itu dipodium internasional keseluruh penjuru dunia melalui Deklarasi Djuanda tahun 1957.

Dalam implementasinya konsep negara kepulauan diwujudkan dalam konstruksi ‘Wawasan Nusantara,’ wawasan kesatuan bangsa dan negara dalam segala bidang kehidupan politik, ekonomi, kebudayaan, dan pertahanan dan keamanan yang harus diwujudkan demi kepentingan nasional.

Penghargaan tertinggi juga diberikan Bangsa Indonesia secara tertulis kepada perjuangan diplomasi perbatasan atau ‘border diplomacy’ Indonesia yang pemimpinnya Prof Mochtar Kusumaatmadja yang secara gigih dan    heroik melakukan proses diplomasi multilateral dalam forum Perserikatan Bangsa – Bangsa selama 25 tahun.

Secara internasional konsep negara kepulauan Indonesia akhirnya diakui ketika diadopsi sebagai bagian dari tatanan kodifikasi hukum internasional pada tanggal 10 Desember 1982 melalui Konvensi Hukum Laut Perserikatan Bangsa – Bangsa (United Nations on the Law of the Seas/UNCLOS) di Montego Bay, Jamaica dimana akhirnya Indonesia meratifikasi UNCLOS melalui UU No 17 Tahun 1985.

“Salam hormat dan ketulusan mendalam   atas buah pemikiran Prof. Mochtar Kusumaatmadja yang mewujudkan konsep Tanah Air melalui Wawasan Nusantara,” ungkap Dr. phil. Shiskha Prabawaningtyas Direktur Paramadina Graduate School of Diplomacy, Minggu (06/06/2021). (Red)

Check Also

TAK SAMA BELAJAR BIASA INI ATURAN PTM DILAKUKAN

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Sesuai SKB 4 Menteri yang mempersiapkan Pembelajaran