Kamis, 4 Juni 2026, 1:53
Home / NEWS / GETIRNYA PERJUANGAN HIDUP MASYARAKAT SUMBERKARE KALA KEMARAU

GETIRNYA PERJUANGAN HIDUP MASYARAKAT SUMBERKARE KALA KEMARAU

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Getirnya perjuangan hidup masyarakat dusun Pelangkerep, desa Sumber Kare, kecamatan Wonomerto, kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Semakin terasa kala kekeringan melanda, di musim kemarau saat ini.

Hal itu, seperti yang dirasakan Siha, wanita usia 30 tahun yang tengah hamil 3 bulan. Tinggal di kawasan lahan tandus, serta sungai desa yang telah mengering. Siha harus berjuang sendiri, memenuhi kebutuhan hidupnya sehari – hari, seperti makan dan minum.

Untuk memenuhi kebutuhan air minum, di musim kering ini. Siha harus bersusah payah, berjalan kaki sejauh 2 km dari rumahnya guna mendapatkan air bersih, di salah satu sumber mata air yang ada di desanya. Demi mendapatkan air bersih itupun, Siha masih harus berjuang.

Pasalnya, sumber mata air yang ada, harus digali terlebih dahulu karena berada di dalam tanah resapan aliran air sungai. “terpaksa ambil air sungai karena tidak ada lagi. Untuk beli air saya tidak punya uang, karena hidup kekurangan berdua dengan ibu saya. Sementara suami, kerja diluar kota dan jarang pulang,” ungkap Siha, kepada wagataberita.com Sabtu (30/09/2017).

Tak cukup disitu, usai mendapatkan air, Siha kemudian membawanya pulang menggunakan timba berisi 30 liter air, dengan cara dipikul. Sampai di rumahpun, air sungai itu tak langsung bisa dikonsumsi. Siha harus mendiamkannya beberapa jam, agar sisa lumpur dan pasir yang tercampur di dalam air mengendap. Namun, meski lebih terlihat jernih usai didiamkan akan tetapi air masih kondisi bau.

Atas kondisi itu, Siha berharap adanya perhatian pemerintah daerah terkait, atas penderitaan sejumlah warga miskin di desanya. Siha mengungkapkan, kondisi serupa juga dialami para keluarga lainnya, yang sama – sama dirundung kemiskinan.

“Rata – rata orangnya miskin disini, jangankan untuk membeli barang, buat konsumsi saja susah. Apalagi kalo musim kering seperti ini, selain saya ada puluhan wanita lainnya, baik masih muda maupun lansia yang berjuang mencari air bersih,” pungkas Siha. (Zulkifli/Halu)

Check Also

USAI DIBENTUK INI KEGIATAN PERTAMA PENGURUS PP IWO

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Jajaran Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) yang terbentuk beberapa waktu …