Jumat, 5 Juni 2026, 7:09
Home / NEWS / HUKUM / KAWANAN BEGAL DI PROBOLINGGO, RAMPAS ANGKUTAN UMUM
Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Ega Prayudi.

KAWANAN BEGAL DI PROBOLINGGO, RAMPAS ANGKUTAN UMUM

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Aksi pembegalan tak hanya terjadi pada kendaraan bermotor, atau pun mobil pribadi. Akan tetapi, juga terjadi pada angkutan umum atau MPU.

Namun aksi pembegalan itu, akhirnya berhasil digagalkan oleh Polisi lalu lintas Polres Probolinggo, Minggu (16/09/2018).

Aksi pembegalan MPU sendiri, menimpa Soebhi (65) warga Kalilom Lor, Surabaya, selaku sopir angkutan umum bernopol W 7586 UN.

Kasatlantas Polres Probolinggo, AKP Ega Prayudi mengatakan, aksi pembegalan angkutan umum terbongkar, setelah angkutan umum bertrayek Bungurasih – Sidoarjo itu, terlibat kecelakaan lalu lintas di depan SPBU Curah Sawo, Kabupaten Probolinggo.

Angkutan na’as itu, bertabrakan dengan sebuah kendaraan bermotor bernopol N-5552-NN dikemudikan MUHASIN (41), warga Desa Pendil, Kecamatan Banyuanyar.

Kecelakaan itu, membuat pengemudi motor tewas ditempat, dan mayatnya langsung dievakuasi ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

“Kronologinya angkutan yang melaju cepat dari arah barat, tiba – tiba lepas kendali saat berada di TKP. Angkutan itu lantas oleng ke kanan, dan menghantam kendaraan bermotor dari arah berlawanan. Kita duga kawanan begal itu, takut saat melihat ada patroli polisi, sehingga tidak konsentrasi membawa angkutan curiannya,” terang Ega.

“Pasca kejadian, penumpang angkutan umum yang diketahui ada 4 orang, 1 diantaranya langsung dievakuasi ke puskesmas Maron, 1 penumpang dievakuasi ke RS Waluyo Jati, Kraksaan dan 2 lainnya selamat hanya rawat jalan,” tukasnya.

Kasatlantas Polres Probolinggo, dengan barang bukti.

Ega menyebut, pihaknya akhirnya mengetahui bahwa para penumpang angkot itu, merupakan kawanan pembegal, setelah pihak kepolisian sektor Dringu berkoordinasi dengan dirinya.

“Jadi usai laka lantas, dan evakuasi korban. Polsek Dringu laporan ke Satlantas, bahwa ada aksi begal angkutan umum, dimana sopirnya sempat disekap, dan dibuang di area ladang kosong desa Sekarsari,” ungkap Ega.

“Untuk empat penumpang angkutan diduga kawanan begal itu, adalah Ahmad Zaelani (17), Usama (25), Halili (20), dan Basori (21), seluruhnya merupakan warga Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo,” tuturnya.

Atas laporan itu, disampaikan Ega jika pihak Satlantas langsung berkoordinasi dengan pihak Satreskrim Polres Probolinggo, guna dilakukan penangkapan terhadap para pelaku dan pengembangan penyelidikan.

“Kasus kejahatan ini, sudah kita limpahkan ke pihak Satreskrim Polres Probolinggo, dan tengah dilakukan penindakan. Sementara dari keterangan sopir angkutan, kendaraannya disewa oleh para pelaku dari Surabaya menuju Probolinggo,” tandas Ega. (Zulkiflie)

Check Also

BEGINI HASIL AKHIR KONGRES LUB PERADRI

WAGATABERITA.COM – MAKASSAR. Kongres Nasional Luar Biasa (KNLB) Perhimpuan Advokat Republik Indonesia (PERADRI) akhirnya berhasil …