Selasa, 21 April 2026, 19:28
Home / NEWS / LANTIK BUPATI DAN WALIKOTA PAKDE KARWO MINTA BERPEDOMAN PADA VISI MISI PRESIDEN

LANTIK BUPATI DAN WALIKOTA PAKDE KARWO MINTA BERPEDOMAN PADA VISI MISI PRESIDEN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo melakukan Pengangkatan Sumpah Jabatan dan Pelantikan 12 Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota Masa Jabatan 2018 – 2023 di Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (24/09/2018) pagi.

Pada kesempatan ini Pakde Karwo sapaan lekatnya meminta Bupati dan Walikota hendaknya berpedoman dan mengacu kepada visi dan misi presiden, serta visi dan misi Gubernur, dalam rangka melaksanakan pembangunan daerah. Hal tersebut perlu dilakukan agar terjadi sinkronisasi dan harmonisasi dari daerah sampai ke pusat.

Dijelaskan Pakde Karwo sebagai wujud aplikasi acuan yang bisa dilakukan yakni menjabarkan dan implementasikan sesuai konteks dan kondisi daerah masing-masing. Program – program kementerian dan lembaga di pusat harus dijamin dapat terkonsolidasi dengan baik. Demikian pula program – program lintas provinsi dan lintas Kabupaten/Kota agar bisa difasilitasi dan disinergikan dengan sebaik – baiknya.

“Tidak ada Kabupaten/Kota yang berjalan sendiri tanpa mengikuti arahan dan program dari pusat yang turun ke Provinsi dan dari Provinsi sampai ke Kabupaten/Kota,” ujarnya.

Selain itu, Pakde Karwo mengingatkan pemerintah Kabupaten/Kota dapat memberikan perhatian terhadap permasalahan utama di masing – masing daerah utamanya terkait kesejahteraan masyarakat.

Sebagai contoh, berdasarkan tingkat kemiskinan Kabupaten/Kota Tahun 2017 di Jawa Timur, Kabupaten Probolinggo mempunyai jumlah penduduk miskin terbanyak nomor tiga yaitu sebanyak 225.130 jiwa dengan prosentase penduduk miskin sebanyak 20,52 persen.

Pada bidang kesehatan Kabupaten/Kota tahun 2017 di Jatim, Kabupaten Bangkalan terdapat kasus stunting sebanyak 43,0 persen yang merupakan persentase tertinggi seB- Jatim dan kasus kusta sebanyak 260 kasus yang merupakan jumlah terbanyak ke – 4 se – Jatim. Sedangkan Kabupaten Nganjuk memiliki kasus angka kematian bayi sebanyak 147 kasus yang merupakan jumlah terbanyak ke – 8 se – Jatim.

Melihat hal tersebut, permasalahan – permasalahan itu harus segera ditangani bersama seluruh stakeholder pemerintah Kabupaten/Kota dan masyarakat. (Red)

Check Also

AKAN MENDARAT PESAWAT LION AIR MALAH BALIK BANDARA KEBERANGKATAN INI SEBABNYA

WAGATABERITA.COM – MAKASSAR. Penerbangan pesawat Lion Air keberangkatan dari bandara Sultan Hasanuddin Makassar tujuan bandara …