WAGATABERITA.COM-PROBOLINGGO, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Probolinggo, memprediksi di bulan
Desember akan mengalami inflasi, Jum’at (28/12/2018).
Inflasi dipicu oleh naiknya harga berbagai komoditi, misalnya daging ayam ras, cabai rawit, dan tarif angkutan darat dikarenakan banyaknya masyarakat yang bepergian saat liburan.
Hal tersebut diungkap Kasi Distribusi pada Badan Pusat Statistik Kota Probolinggo, M. Machsus.
“Desember ini kemungkinan relatif tinggi, bertepatan dengan liburan Natal dan Tahun Baru, dan beberapa komoditi mengalami kenaikan harga,” kata Machsus.
Sementara staf dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Agung mengatakan,
selain adanya larangan pemotongan ayam sebelum 40 hari setelah pemberian obat, kenaikan harga juga dipengaruhi naiknya harga pakan ayam pedaging.
“Harga sudah naik mulai dari kandang, karena harga pakan naik, dan tentunya distributor juga menaikkan harga, karena ayam yang ada di Kota Probolinggo kebanyakan berasal dari Jember dan daerah-daerah sekitar,”ujar Agung.
Lanjutnya, perlakuan ayam pedaging dan ayam petelur berbeda. Jika ayam petelur pakannya masih bisa dicampur dengan jagung, tetapi ayam pedaging tidak bisa. Tetapi semua masih relatif stabil, baik pasokan maupun harga. Harga daging ayam dibandrol sekitar Rp 46-48 ribu perkilogram.
Untuk persediaan beras, masih aman untuk enam bulan kedepan. Dimana masih ada sekitar 14 ribu ton, dan tentunya stok tersebut cukup sampai dengan musim panen berikutnya.
Plt. Kepala Bank Indonesia Perwakilan Malang, Jaka Setyawan menyebut, inflasi di Jawa Timur masih ada dibawah target inflasi nasional yang ditetapkan sebesar 3,5 persen dengan toleransi kurang lebih 1 persen.
“Ada empat fokus pengendalian inflasi daerah yakni ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, keterjangkauan harga dan komunikasi yang efektif antar pihak terkait,”terangnya.
Atas hal itu, Wali Kota Rukminiberterima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerjasama dengan Pemerintah Kota Probolinggo yang telah melaksanakan segala upaya serta berbagai kegiatan dalam rangka menstabilkan laju inflasi di kota ini.
“Program pengendalian inflasi ini merupakan upaya untuk menstabilkan harga barang maupun jasa di masyarakat dalam rangka meningkatkan taraf hidup di tengah kondisi perekonomian saat ini,” katanya. (Zulkiflie)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.