Selasa, 16 Juni 2026, 1:00
Home / NEWS / RS MOH SALEH PROBOLINGGO BENTUK KOMUNITAS PENDERITA GINJAL

RS MOH SALEH PROBOLINGGO BENTUK KOMUNITAS PENDERITA GINJAL

WAGATABERITA.COM-PROBOLINGGO, RSUD Dr Mohamad Saleh, Kota Probolinggo membentuk komunitas penderita gagal ginjal, guna memperingati World Kidney Day (Hari Kesehatan Ginjal Sedunia).

“Dengan membentuk komunitas penderita gagal ginjal dengan hemodialisa, mereka (pasien) tidak sendirian. Kalau sendirian nelongso banget kan rasanya. Di komunitas ini bisa saling membantu, saling sharing dan memotivasi satu sama lain,” kata Penanggung Jawab Unit Hemodialisa dr Rizki Habibie, Kamis (14/03/2019).

Komunitas ini juga bisa menambah pengetahuan, seperti makanan apa yang boleh atau tidak boleh dikonsumsi oleh pasien gagal ginjal. Hingga saat ini, pasien gagal ginjal di RSUD mencapai 120 orang.

Selain pembentukan komunitas, WKD 2019 dengan tema pentingnya kesehatan gnjal untuk semua orang dimana saja, juga diisi dengan talkshow, bazar amal dan lomba cipta menu untuk penderita gagal ginjal yang diikuti keluarga pasien.

Wawali Kota Probolinggo, Muhammad Soufis Subri menyambut, baik didirikannya komunitas tersebut dan berharap pasien dapat terlayani dengan baik. Dinas Kesehatan diharapkan bisa mensosialisasikan penyakit gagal ginjal, agar pola hidup masyarakat bisa teredukasi dengan baik.

“Terobosan membentuk komunitas ini sangat bagus. Sebagai wadah agar pasien punya semangat, lebih berdaya untuk melakukan aktifitas,” ujarnya.

Usai acara Wawali melihat langsung, pelayanan hemodialisa di RSUD dr Mohamad Saleh. Subri menyapa dan berbincang dengan para pasien yang lengannya tertancap jarum dan selang tersambung ke mesin cuci darah.

Wawali mendukung, adanya pengembangan ruang hemodialisa agar dibuat lebih nyaman mengingat setiap pasien membutuhkan waktu antara 4-5 jam sekali cuci darah. Ditambah dengan musik instrumental. Ya, tahun 2019 RSUD bakal menambah 7 unit alat hemodialisa dan memperluas ruangan karena masih ada lahan kosong di sisi utara ruang yang ada sekarang.

Sementara Dr Rizki Habibie menjelaskan, semua orang harus mengerti tentang ginjal. Karena semua orang beresiko mengalami gagal ginjal terutama penderita diabetes.

Diabetes pemicu nomor satu menyerang ginjal, kemudian hipertensi dan infeksi saluran kencing. Infeksi saluran kencing rawan dialami oleh perempuan. Kurang konsumsi air putih bukan penyebab gagal ginjal tetapi termasuk salah satu resiko.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan informasi pada masyarakat supaya hati-hati dengan ginjal, lakukan check up. Yang sudah terpapar resiko supaya minum obat rutin, jika tidak bisa kena komplikasi,” ujar dokter spesialis penyakit dalam ini. (Zulkiflie)

Check Also

USAI DIBENTUK INI KEGIATAN PERTAMA PENGURUS PP IWO

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Jajaran Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) yang terbentuk beberapa waktu …