Rabu, 3 Juni 2026, 20:20
Home / NEWS / ARUMI BACHSIN AJAK KETUA PKK JADI PANUTAN PERANGI SAMPAH
Ketua TP PKK Provinsi Jatim Arumi Bachsin Dardak berikan paparan dan diskusi terkait penanganan pengolahan limbah plastik serta popok bersama seluruh pengurus PKK se Bakorwil Madiun, bertempat di Pendopo Pemkab Trenggalek.

ARUMI BACHSIN AJAK KETUA PKK JADI PANUTAN PERANGI SAMPAH

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Ketua TP PKK Provinsi Jatim Arumi Bachsin menghadiri Rapat Koordinasi, Konsultasi dan Silaturahmi Ketua TP PKK Provinsi Jatim Koordinator TP PKK Bakorwil I Madiun dengan Ketua dan Pengurus TP PKK Kabupaten/Kota se Wilayah Bakorwil I Madiun bertemakan “Sosialisasi Program Khusus Stunting dan Penanganan Sampah atau Limbah Plastik di kabupaten/kota” di Pendopo Kabupaten Trenggalek, Selasa (09/04/2019).

Pada kegiatan ini Arumi Bachsin yang juga istri Wakil Gubernur Jatim ini menyampaikan komitmennya untuk senantiasa memberantas sampah di Jawa Timur. Komitmen tersebut disampaikan karena dirinya tidak menampik kalau jumlahnya cukup besar, baik sampah plastik maupun sampah rumah tangga.

“Melihat itu PKK berkomitmen harus menjadi yang terdepan dalam memerangi sampah melalui edukasi dan implementasi di setiap kegiatan kemasyarakatan,” ujarnya.

Dikatakan juga sampah plastik selalu menjadi persoalan dan penyumbang sampah terbesar yang berasal dari sampah rumah tangga. Guna mengatasi persoalan tersebut, pihaknya meminta agar PKK yang ada di kecamatan hingga desa dapat menjadi motor dan panutan agar mampu memilah sampah sebelum ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Saya minta kepada Ketua PKK di kecamatan dan desa khususnya di Trenggalek bisa menjadi panutan agar mulai membiasakan memilah dan memanfaatkan sampah – sampah plastik dan rumah tangga,” terangnya.

Arumi sapaan akrabnya itu, mengapresiasi peran PKK Kabupaten Trenggalek yang sudah melakukan gerakan tidak menggunakan botol plastik di setiap kegiatan formal maupun informal.

Menurutnya, sampah plastik telah menjadi masalah dan menyebabkan kerusakan lingkungan paling parah. Disadari atau tidak, bahaya sampah plastik telah menyebabkan pemanasan global sehingga mengancam segala ekosistem di Bumi. Untuk itu, PKK bersama masyarakat harus mulai mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari – hari meskipun berat.

Menurut Arumi di awal kepemimpinan Ibu Gubernur Jatim juga berkomitmen untuk menanggulangi dan ikut memerangi penggunaan sampah plastik maupun popok bayi. Bahkan, langkah tersebut diimplementasikan dengan bersih – bersih kali brantas yang ternyata banyak ekosistem ikan dan biota sungai yang tercemar akibat bahaya pampers bayi atau plastik.

Ketua TP PKK Provinsi Jatim Arumi Bachsin Dardak berikan paparan sekaligus berdiskusi dihadapan seluruh pengurus PKK se Bakorwil Madiun, bertempat di Pendopo Pemkab Trenggalek.

“Kalau tidak segera kita jaga, bisa – bisa ikan yang kita konsumsi sehari – hari mengandung banyak sampah sehingga anak dan generasi muda kita rentan sakit dan tidak sehat,” katanya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Trenggalek Novita Hardini M. Nur Arifin mengatakan, bahwa di Kabupaten Trenggalek mulai Maret setiap kegiatan resmi maupun tidak resmi berkomitmen tidak menggunakan sajian air mineral berbahan plastik.

Bahkan, di setiap kegiatan yang dilakukan PKK Trenggalek agar menyediakan tumbler sebagai tempat minum dan selalu disediakan galon untuk air isi ulang.

“Kita harus sadar bahwa bumi saat ini banyak dipenuhi oleh sampah. Kondisi tersebut yang mengancam generasi muda kita. Ini harus tertanam dan jadi budaya baru. Dan menggugah kesadaran setiap masyarakat bahwa menjaga kelestarian bumi agar tetap terjaga dengan baik,” tegasnya. (Red)

Check Also

AKAN MENDARAT PESAWAT LION AIR MALAH BALIK BANDARA KEBERANGKATAN INI SEBABNYA

WAGATABERITA.COM – MAKASSAR. Penerbangan pesawat Lion Air keberangkatan dari bandara Sultan Hasanuddin Makassar tujuan bandara …