WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Satgas pengendali harga pangan, yang terdiri dari Disperindag, Bulog, dan Kepolisian Resort Kota Probolinggo Jawa Timur, Senin (15/05/2017) melakukan sidak sembako di Pasar Baru, guna mengetahui kondisi terkini harga sembako, dan meminimalisir adanya permainan harga di pasaran.
Sidak diawali, dengan mengecek harga daging sapi dan ikan yang kini mengalami sedikit kenaikan antara Rp 2000 hingga Rp 5000 perkilogram.
Untuk harga daging sapi murni, saat ini harganya Rp 103.000 perkilogram. Sedangkan untuk daging ayam, untuk daging ayam jenis Broiler, sebesar Rp 30.000 perkilogram, daging ayam jenis Kampung, sebesar Rp 51.000 perkilogram.
“Saat ini harga daging sudah naik sedikit, tapi pembelinya di pasar sepi. Biasanya sehari bisa laku perkwintal tapi kalo sekarang hanya 45 sampai 50 kilogram saja,” terang Tiani, pedagang daging sapi.
Selain daging, petugas juga memantau harga telur dipasaran. Untuk harga telur ayam Ras saat ini, Rp 20.000 perkilogram, dan harga telur ayam Kampung, sebesar Rp 42.000 perkilogram. harga tersebut, cenderung Stagnan dari harga sebelumnya.
Satgas juga menyasar lapak pedagang penjual bumbu dapur seperti, Bawang Merah, Bawang Putih, dan Cabai. Saat ini harga Bawang Merah sebesar Rp 22.000 perkilogram, turun dari harga sebelumnya yakni Rp 24.000 perkilogram. harga Bawang Putih masih Stagnan, yakni sebesar Rp 40.000 perkilogram.
Sementara untuk Cabai, jenis Cabai Keriting masih Stagnan dikisaran Rp 30.000 perkilogram. Cabai biasa naik sebesar Rp 31.000 perkilogram, dari sebelumnya Rp 30.000 perkilogram. Dan untuk Cabai Rawit, cenderung turun sebesar Rp 55.000 perkilogram, dari sebelumnya Rp 59.000 perkilogram.
Usai memantau harga daging dan bumbu dapur, Satgas kemudian mengecek kondisi terkini harga beras di kios – kios pedagang beras setempat. Harga beras di semua jenis cenderung Stagnan, seperti beras jenis Bengawan sebesar Rp 10.000 perkilogram, beras jenis Mentik sebesar Rp 8.000 perkilogram, dan beras jenis IR 64 sebesar Rp 8.000 perkilogram.
Meski harga sembako cenderung stabil, Kapolresta meminta pedagang untuk tidak curang. Jika nantinya diketemukan ada pihak yang sengaja melakukan permainan harga ataupun penimbunan, petugas mengancam akan menindak tegas, dengan memberikan sanksi pidana undang – undang pangan maupun perdagangan.
Kapolresta Probolinggo, AKBP Alvian Nurizzal menyampaikan, guna melakukan pengendalian harga sembako di kota Probolinggo, petugas akan terus melakukan pemantauan hingga memasuki bulan suci dan hari raya idul fitri mendatang. Tujuannya, agar kebutuhan bahan pokok masyarakat terpenuhi. (Zulkiflie/Dir)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.