WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Seperti diberitakan subuh tadi Jumat (14/07/2017) kecelakaan maut terjadi di jalur Pantura, Desa Curahsawo Kecamatan Gending kabupaten Probolinggo Jawa Timur.
Bus Medali Mas bernopol N 7130 UA dikemudikan oleh Rifai, yang bertabrakan dengan Truk pakan ternak, dikemudikan Munawir, asal Mataram.
“Kejadiannya sekira pukul 3 dini hari tadi, tiba – tiba bunyi brak, di jalan timur obyek wisata Bentar. saya lihat bus dan truk sudah sama – sama ringsek dan korban banyak yang tergeletak,” ungkap Husein, warga sekitar.
10 orang yang meninggal di lokasi kejadian. Terdiri dari 6 perempuan, dan 4 pria. 1 korban meninggal diantaranya merupakan WNA, atas nama Imanuel warga Austria.
11 korban lainnya mengalami luka – luka, 1 korban merupakan WNA, atas nama Simon warga Jerman, seluruhnya tengah dirawat di Rumah sakit Wonolangan, kabupaten Probolinggo.
Sementara, korban meninggal langsung dievakuasi ke kamar jenazah, Rumah sakit Dr Mohammad Saleh Kota Probolinggo.
Kondektur bus, Arifin mengatakan, kecelakaan terjadi diduga karena truk terlalu ke tengah, sedangkan kondisi jalan masih gelap. Akibatnya, bodi bus sebelah sisi kanan mengalami rusak parah, karena tersangkut bak truk.
Berdasarkan data kamar mayat RSUD Dr Mohammad Saleh, identitas korban yang berhasil diketahui adalah atas nama Sukir, warga Argosari Malang, Jumiati, warga Dorowati, Banyuwangi. Dan Maria Yustina, warga Babakan, Bali.
Kapolres Probolinggo, AKBP Arman Asmara Syarifuddin menyampaikan, hasil olah TKP sementara, kecelakaan terjadi karena 2 kendaraan sama – sama dalam kecepatan tinggi. kedua sopir diduga tak mampu menguasai kemudinya, hingga terjadilah benturan.
“Kondisi jalan agak menikung, jadi sulit dikendalikan kalo dalam kondisi cepat. Selain faktor pengemudi, kontur jalan yang bergelombang diduga jadi salah satu penyebabnya” jelas Arman. (Zulkiflie/Dir)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.