Rabu, 22 April 2026, 21:29
Home / NEWS / SEBAGAI BENTUK PELAKSANAAN NAWACITA DAN IMPLEMENTASI PANCASILA
Menteri Sosial RI Hj. Khofifah Indar Parawangsa Saat Berpidato Dalam Acara HUT PROJO Ke - 3 di Gedung Kesenian Cak Durasim Surabaya, Minggu (20/08/2017) Siang. Sumber Foto : Endri Soedarto

SEBAGAI BENTUK PELAKSANAAN NAWACITA DAN IMPLEMENTASI PANCASILA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Menteri Sosial RI Dra.Hj. Khofifah Indar Parawangsa menghadiri acara HUT PROJO ke 3 dalam Tema “Bekerja  Bersama Mengawal NAWACITA” di Gedung Kesenian Cak Durasim Jl.Genteng Kali No.85 Surabaya, Minggu (20/08/2017).

Acara ini hadir Ketum DPP PROJO Budi Arie Setiadi dan Ketua DPD PROJO Jatim H. Suhandoyo.

Khofifah dalam pidatonya mengatakan, dirinya berterima kasih telah diberi kesempatan hadir dan memberikan sambutan dalam acara Pertemuan PROJO dan relawan pembangunan. “Saya yakin pertemuan ini sangat penting bagi kita semua untuk merawat semangat membangun dan terus mengejar cita – cita kemerdekaan,” tandasnya.

Disamping itu, secara pribadi, kata Khofifah acara semacam ini baginya mendapatkan energi positif dari kawan – kawan PRO JOKOWI yang kurang lebih semangatnya sama, yaitu membangun bangsa menciptakan kesejahteraan sosial dengan Moto KERJA, KERJA, KERJA.

Sebagaimana cita – cita para Pendiri Bangsa, kita harus memperkuat kehidupan sosial yang adil dan kesejahteraan yang merata. Saat ini  Kementerian Sosial sedang membangun fondasi dari pesan – pesan para Pendiri Bangsa itu dengan berfokus pada penanganan fakir miskin meliputi kemiskinan di perdesaan, perkotaan, kemiskinan di daerah pesisir, kepulauan kecil terluar dan perbatasan.

Selain itu, melakukan perlindungan dan jaminan sosial berfokus pada jaminan dan bantuan sosial bagi keluarga miskin, perlindungan korban bencana alam dan penanganan korban bencana atau konflik sosial.

Tak hanya itu, pemberdayaan sosial diarahkan pada pembinaan dan pemberdayaan keluarga,  peningkatan nilai – nilai kepahlawanan keperintisan dan kesetiakawanan sosial serta optimalisasi.

Kemudian rehabilitasi sosial.Terus berjuang dengan penuh kekuatan untuk mencoba mengatasi masalah – masalah PMKS antara lain rehabilitas korban narkoba, rehab anak yang bermasalah, penanganan lansia, perlindungan orang cacat, perlindungan bagi orang – orang yang terlantar dan bagi pekerja migran yang bermasalah.

Momentum kali ini, kita dapat mengambil makna yang terkandung di dalamnya dan nilai – nilai luhur yang diwariskan kepada kita semua seperti, Taqwa kepada Tuhan YME, pantang menyerah, jujur dan adil, percaya kepada kemampuan sendiri serta kerja keras untuk membangun mewujudkan Indonesia sejahtera, tutur Khofifah. (Endri Soedarto/Halu)

Check Also

GRAND OPENING KANTOR BEKEEN LAW FIRM SEDERHANA TAPI MENGESANKAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Menindak lanjuti pembukaan Kantor Pajak dan Hukum BEKEEN Law Firm (Bercahaya Keadilan …