Rabu, 3 Juni 2026, 17:56
Home / EKONOMI / INSPIRASI / KETUA MPR RI ZULKIFLI HASAN GELAR SOSIALISASI 4 PILAR KEBANGSAAN
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan Berada Di Kendari, Sultra Jumat (04/08). Sumber Foto : IST

KETUA MPR RI ZULKIFLI HASAN GELAR SOSIALISASI 4 PILAR KEBANGSAAN

WAGATABERITA.COM – KENDARI. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menggelar sosialisasi 4 pilar kebangsaan di Kampus Univeraitas Haluoleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) Jumat (04/08/2017).

Jadwal yang diterima wagataberita.com, pukul 11 : 45 WITA, Zulkifli Hasan melaksanakan sholat Jumat di Mesjid Raya Al Kautsar Jl. Abdullah Silondae Kel. Mandonga Kec. Mandoga Kota Kendari Prov. Sultra.

Zulkifli Hasan (Ketua MPR – RI) beserta rombongan tiba untuk melaksanakan Sholat Juma’at yang di dampingi oleh M. Saleh Lasata (Plt Gubernur Sultra), Samsudin Rahim (Ketua DPRD Kota Kendari) dan Adriatma Dwi Putra, ST (Walikota terpilih Kota Kendari).

Pukul 13 : 00 WITA, Zulkifli Hasan beserta rombongan meninggalkan Mesjid Raya Al Kautsar menuju kampus UHO dengan dikawal oleh Kendaraan Kesatlantas Polda Sultra.

Pukul 13 : 45 WITA, Bapak Zulkifli Hasan tiba di Auditorium Kampus Unuversitas Halu Oleo (UHO), Jalan H.E.A Mokdompit, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, selanjutnya berbicara pada acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang diselenggarakan Majelis Permusyawatatan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) bekerjasama UHO.

Pada kesempatan itu Zulkifli Hasan menekankan pentingnya Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD NKRI Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara serta Ketetapan MPR Negara Kesatuan Republik Indonesia Sebagai Bentuk Negara Bhineka Tunggal Ika yang merupakan Semboyan Negara.

Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI merupakan kerja sama yang sudah terbangun antara Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia dengan Universitas Halu Oleo dengan tujuan meningkatkan pemahaman serta mengingatkan kembali nilai – nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan.

Hadir dalam kegiatan ini DR. Zulkifli Hasan, SE, MM (Ketua MPR RI/ Sebagai Pemateri), Dr. Zamrun, (Rektor UHO) beserya jajarannya, Abdul Rahman Saleh (Ketua DPRD Prov. Sultra), Ir. Asrun (Walikota Kendari), AKBP Hartoyo (Wadir Intel Polda Sultra/Mewakili Kapolda), Adritama Dwi Putra, ST (Wali Kota Terpilih Kota Kendari), Kapten Inf. Laode Fiy. Hs (Mewakili Danrem), Kapten Lek Hendri Hidayat (Kasen Ko Lanud HO), serta para mahsiswa UHO sekitar 500 orang.

Rektor UHO Dr. Muh. Zamrun dalam sambutannya antara lain berterima kasih kepada Zulkifli Hasan yang telah memberikan waktunya untuk memberikan kuliah umum kepada mahasiswa dan sivitas akademika UHO terkait dengan 4 pilar kebangsaan.

Dia menambahkan, mahasiswa, dosen maupun yang bekerja disebuah Universitas harus setia dan menjunjung tinggi 4 pilar kebangsaan begitu pula di Universitas Halu Oleo Kendari.

Sementara itu Dr. Zulkifli Hasan, (Ketua MPR RI) pada kesempatan itu mengatakan suatu bangsa akan menjadi maju dan berkembang apabila bangsa tersebut menguasi ilmu pengetahuan. Pengetahuan bisa membuat pribadi menjadi lebih baik, kemudian menjadikan lingkungan dan bangsanya akan menjadi baik pula. Selain itu suatu Bangsa dan Negara harus mempunyai nilai luhur dan nilai luhur tersebut masuk dalam 4 pilar kebangsaan.

Dia juga menambahkan, perilaku seluruh masyarakat baik pemerintah maupun rakyat harus sesuai dengan Pancasila. Sebab Pancasila pada dasarnya merupakan pemersatu untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Pada sila – sila yang terkandung dalam Pancasila dari sila pertama sampai kelima nilainya sangat luar biasa. Untuk itu kita tidak perlu lagi ribut untuk mengganti ideologi Pancasila.

“Kita Keluarga Besar Bangsa Indonesia  senasib sepenangungan. Untuk itu kita harus saling tolong – menolong, harga – menghargai, bantu – membantu agar mewujudkan Indonesia yang lebih baik dan bermartabat.

Karena itu semua warga Negara mempunyai hak yang sama untuk melanjutkan pendidikan dimanapun maupun bekerja dimanapun itulah yang dinamakan NKRI.

Didalam UUD 1945 yang dijabarkan dalam UU yang berdaulat dan berkuasa itu adalah rakyat, karena yang mengangkat semua Pejabat dari kepala desa sampai presiden adalah rakyat, tapi pada kenyataan dalam pelaksanaannya, semua itu tidak terwujud  karena tidak sesuai dengan nilai – nilai Pancasila dan UUD 1945 itu sendiri. Ini terjadi karena semua penyelenggara Negara menjalankan kewajibannya tidak sesuai pada Pancasila dan UUD 1945 dan melahirkan kebijakan yang in konsisten sehingga munculah kesenjangan. (Zainal Arifin Suyoto/Halu)

Check Also

PERINGATAN HARI PEREMPUAN INTERNASIONAL INI SEMINAR IWD SOLUSI PEREMPUAN BANGKIT DIMASA PANDEMI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Seminar dan webinar dengan tajuk ‘Puan Bangkit