WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Penelitian sebuah perusahaan penasihat strategi dan ekonomi Alpha Beta jalin kerja sama dengan Uber menunjukkan bahwa aplikasi ride sharing (berbagi tumpangan) memiliki dampak positif bagi penggunanya, khususnya di perkotaan Indonesia.
Hasil penelitian yang bertajuk “Meninjau Kembali Mobilitas Urban di Indonesia : Peran Layanan Mobilitas Bersama.” ini menjadi topik bahasan dalam acara diskusi yang diselenggarakan Uber, sebuah perusahaan transportasi berbasis aplikasi jaringan online di Four Point by Sheraton Tunjungan Plasa 4 Surabaya, Kamis (08/06/2017).
Hadir dua pembicara yaitu John Colombo selaku Head of Public Policy and Goverment Relations Uber Indonesia, dan Dian Safitri Head Of Communications.
John Colombo mengemukakan, temuan utama dari penelitan ini adalah ride sharing meningkatkan efisiensi ekonomi dan produktivitas, meningkatkan inklusivitas & kesejahteraan, mengurangi beban lingkungan hidup, mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, dan mendorong penggunaan transportasi multimoda.
Kata John Colombo? pihaknya bukan merupakan saingan bagi transportasi lain, namun bersifat komplementer. “Justru Uber bukan sebagai pengganti transportasi lain, tapi melengkapi,” kata John.
Ia menambahkan semakin banyak pengguna Uber, akan semakin banyak pula yang mengkombinasikan Uber dengan transportasi lainnya.
Misalnya Kota Surabaya sebagai kota tujuan wisata tentu tak ingin kehilangan wisatawannya karena jalan yang semakin macet.
Di sisi lain Ridesharing, menurut Dian merupakan solusi dari masalah tersebut.
Ia mencontohkan, jika ingin mempertahankan Kenjeran sebagai icon wisata, ride sharing mesti dimaksimalkan. “Ride sharing harus maksimal, hanya drop lalu pergi,” ujarnya.
Berdasar temuan dan analisa yang dilakukan, Alpha Beta memberikan rekomendasi bagi pemerintah kota di Indonesia, salah satunya adalah mendukung keberadaan transportasi umum. (Endri Soedarto/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.