Jumat, 17 Agustus 2018, 10:09
Home / EDUKASI / HAJIRUN WAKILI SULTRA KETINGKAT NASIONAL

HAJIRUN WAKILI SULTRA KETINGKAT NASIONAL

WAGATABERITA.COM – MUNA. Kepala Sekolah (Kasek) SMPN 1 Duruka, Kecamatan Duruka, Hajirun S.Pd, MP, mengharumkan nama baik Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), setelah mengikuti ajang seleksi, Guru, Kasek dan Pengawas berprestasi se – Sultra, yang digelar pada (17/06) pekan lalu di Kendari.

Kasek SMPN 1 Duruka itu, sebelumnya mengikuti ajang seleksi Kasek se – Kabupaten Muna di Muna, dan hasil dari seleksi tersebut, Hajirun bersama beberapa rekan guru dan pengawas mewakili Muna di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kepala Bidang Pendidikan dan Ketenagaan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Muna, La Ode Sarmin, S.Pd, M. Pd, benarkan itu. “Hajirun juara satu pada seleksi Guru, Kasek Dan Pengawas Berprestasi tingkat Provinsi yang digelar di kendari setelah bersaing dengan beberapa perwakilan Kasek yang menjadi pesaingnya. Dan Hajirun yang akan mewakili Sultra ketingkat Nasional yang akan di gelar d Jakarta nantinya, “ungkap Kabid pengganti La Ode Masrul itu, pada wagataberita.com. Rabu (21/06/2017).

Kasek SMPN 1 Duruka, Hajirun yang ditemui di kediamannya saat dikonfirmasi atas prestasi yang dicapainya itu menjelaskan kalau dirinya mendapatkan semua itu semua karena Allah SWT semata.

“Modal saya tidak ada yang lain. Hanya keihklasan. Jadi Prestasi itu jika dikerjakan dengan ikhlas, yakin pasti kita gapai,” tuturnya.

Jika dalam ajang seleksi Guru, Kasek dan Pengawas berprestasi, kata Kasek SMPN 1 Durukan itu ada beberapan Kasek yang menjadi pesaingnya, di karenakan sekolah yang dipimpinnya sangat jauh beda dengan sekolah sekolah yang dipimpin oleh para pesaingnya.

“Seperti Kasek SMPN 4 Kota Baubau. Dia memimpin sekolah yang jumlah muridnya sekitar 1400 orang dan jumlah ruangan belajarnya sebanyak 52 romben. Sekolah itu sekolah berprestasi, ” akunya.

Ditambahkannya, bahwa dibanding dengan dirinya atas sekolah dipimpin para Kasek pesaingnyangya, sangat jauh berbeda. “Sekolah saya sebelumnya terlihat kumuh. Jumlah murid saya sangat sedikit dibanding SMPN 4 Baubau, yakni sebanyak 204 dan itu hanya 4 romben, “ucapnya seraya mengatakan kalau dirinya sangat tidak menyangka mendapatkan peringkat pertama.

Saat ditanyai apa saja yang menjadi kriteria penilaian dalam seleksi Guru, Kasek dan Pengawas berprestasi itu? Hajirun menjelaskan bahwa dalam seleksi itu ada bebereapa kriteria penilaian yang dilakukan oleh panitia seleksi yakni Porto folio, karya tulis ilmia, persentase, wawancara dan ujian tulis.

Kasek SMPN 1 Duruka di awalnya mempin sekolah itu jumlah muridnya sebabyak 146. Berjalan sekitar dua tahun menjadi kasek disekolah tersebut berhasil menambah murid hingga berjumlah menjadi 204. Dia pun berhasil merubah bangunan SMPN 1 Duruka yang sebelumnya terlihat kumuh kini terlihat menjadi sekolah yang terbaik. selain dari prestasi itu, Hajirun juga pernah mewakili sulawesi tenggara di tingkat Nasional sebagai Pengawas berprestasi. (Zainal Arifin Suyoto/Halu)

Check Also

SURABALI SUMMER PROGRAM, MELATIH KREATIFITAS PARA MAHASISWA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Untuk mengikuti perkembangan jaman saat ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *