Sabtu, 18 April 2026, 19:58
Home / NEWS / LA ODE RAJIUN : MUNA DAN MUBAR TAK TERPISAHKAN
Bupati Muna Barat LM Rajiun (Kiri) Saat Menyalami Warga Muna Barat. Sumber Foto : Zainal Arifin Suyoto

LA ODE RAJIUN : MUNA DAN MUBAR TAK TERPISAHKAN

WAGATABERITA.COM – MUNA. Keluarga Besar Jalan Pisang Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, Rabu (05/07/2017) menggelar Halal Bi Halal pasca Hari Raya Idul Fitri 1438 H.

Ini bertempat di depan kediaman orang tua Bupati Muna Barat La Ode Rajiun Tumada.

Pada kesempatan itu Bupati Muna Barat (Mubar) La Ode Rajiun mengatakan, Muna dan Muna Barat (Mubar) tak terpisahkan

Halal Bi Halal dilaksanakan di halaman depan rumah La Ode Murat yang merupakan kediaman pribadi orang tua La Ode Rajiun,  Bupati Muna Barat.

Momentum Halal Bi Halal, pasca Idul Fitri itu, dihadiri oleh beberapa tokoh di Muna  yakni tokoh adat masyarakat Muna La Ode Syirat Imbo, mantan wakil Bupati Muna di era Bupati Ridwan Bae H. La Bunga Baka, mantan bupati Muna periode 2010 – 2015 dr H La Ode Baharudin, M.Kes, dan turut hadir pula salah satu balon Gubernur Sultra Jenderal berbintang dua Supomo.

Selain beberapa tokoh di Muna, juga dalam acara itu di hadiri Bupati Muna Barat, LM Rajiun Tumada, Wakil Bupati Muna Barat, Ahmad Layani, dan beberapa Kepala SKPD-nya, serta  para undangan pemuda – pemuda di beberapa wilayah kelurahan di Muna.

Kegiatan Halal Bi Halal itu diawali dengan tokoh adat Muna, La Ode Syirat Imbo. Dia  membawakan sepatah kata sebagai pengantar yang di lanjutkan dengan laporan panitia dan kemudian Bupati Muna Barat La Ode Rajiun Tumada.

Dalam sambutannya, Rajiun Tumada menyinggung persoalan perhelatan Pilkada yang dilaksanakan pada bulan Februari 2017 yang lalu.

Menurutnya dalam pelaksanaan Pilkada itu banyak melibatkan keluarga – keluarga dari Kabupaten Muna, sehingga terjadi perseteruan pikiran politik dan menimbulkan perbedaan. Dirinya pun merasa dikeroyok pada Pilkada 2017 yang lalu di Muna Barat yang melibatkan keluarga di Muna.

“Olehnya itu dengan momentum Hal Bi Halal yang di adakan oleh Keluarga Besar Jalan Pisang ini, saya mengucapkan mohon maaf lahir batin. Jika kemarin kita terjadi perbedaan pikiran politik sehingga menimbulkan perseteruan, tapi hari ini marilah kita bersatu untuk membangun Muna dan Muna Barat karena Muna dan Muna Barat tidak dapat dipisahkan.

Fildan (Baju Merah) Saat Menyanyi. Sumber Foto : Zainal Arifin Suyoto

Muna dan Muna Barat, secara umum terdiri dari Fato ghoera (empat wilayah adat) yakni Tongkuno, Kabawo, Lawa dan Katobu.  Olehnya itu Muna dan Muna Barat tak dapat dipisahkan. “Yang terpisahkan hanyalah persoalan administrasi, “ucap Rajiun Tumada yang juga anak Jalan Pisang, di hadapan para tamu undangan Hal Bi Halal Keluarga besar Jalan Pisang.

Dia menambahkan, saat ini ada kelompok yang sengaja ingin memecah belah hubungan persaudaraan masyarakat Muna dan Muna Barata. “Kita tak dapat dipisahkan,  kita bisa bergandengan tangan, kita tidak boleh bermusuhan, kita hidup bergandengan tangan. Muna dan Muna Barat tidak dapat di pisahkan walaupun terpisah secara administrasi, “tandasnya. Muna Barat adalah daerah heterogen. Berbagai macam suku yang ada di Muna Barat. Masyarakatnya sudah dewasa dalam berdemokrasi.

Masyarakat Muna dan Mubar sama. Kita besar dan di lahirkan di Muna dan Muna Barat. Kita hidup berbagai macam agama kita hidup dalam berbagai macam ragam budaya. Menyatukan pemahaman kita, menyatukan apa yang menjadi perbedaan selama ini. Di malam ini marilah kita sebagai anak muda, melakukan pertemuan antara lorong dan kampung di Kabupaten Muna dan Muna Barat, untuk bersatu menyatukan pikiran dan pendapat demi kebaikan daerah kita Muna dan Muna Barat, katanya.

Bupati Muna Barat itu juga mengharapkan, agar masyarakat Muna dapat menghadiri acara pesta rakyat yang akan digelar di Muna Barat nanti. “Kami akan laksanakan pesta rakyat. Yang akan menghibur kita  nanti adalah artis Indosiar adalah Fildan. Dan saya sangat mengharapkan kehadiran masyarakat Muna pada acara pesta rakyat di Muna Barat nanti, agar terlihat kesatuan itu, “tutupnya.

Usai penyampaian sambutan, LM Rajiun Tumada dalam acara Halal Bi Halal itu di lanjutkan dengan ceramah agama yang dibawakan oleh Ustadz Abdul Haq dan diakhir acaranya di tutup dengan pembacaan doa. (Zainal Arifin Suyoto/Halu)

Check Also

AKAN MENDARAT PESAWAT LION AIR MALAH BALIK BANDARA KEBERANGKATAN INI SEBABNYA

WAGATABERITA.COM – MAKASSAR. Penerbangan pesawat Lion Air keberangkatan dari bandara Sultan Hasanuddin Makassar tujuan bandara …