Senin, 20 Agustus 2018, 6:19
Home / HOTNEWS / NGANTOR DI DESA, PEMKAB TRENGGALEK TERJUN ATASI PERMASALAHAN DI DESA
Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak. Sumber Foto : Ayu Mila Sari

NGANTOR DI DESA, PEMKAB TRENGGALEK TERJUN ATASI PERMASALAHAN DI DESA

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Akhir – akhir ini Pemerintah Kabupaten Trenggalek disibukkan dengan program kegiatan Ngantor di Desa. Program Ngantor di Desa ini tercatat atas ide Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin yang saat kampanye bersama Emil Dardak dalam Pilkada lalu pernah melakukan pendekatan dengan masyarakat salah satunya dengan menginap dirumah salah satu warga.

Atas ide Wakil Bupati Trenggalek inilah, akhirnya Bupati menyetujuinya dengan memberi nama program Ngantor di Desa. Ngantor di Desa ini merupakan konsep dimana Bupati dan Wakilnya turun langsung ke kantor para Kepala Desa untuk meninjau langsung pembangunan di tingkat Desa.

Dalam beberapa hari terakhir, terlihat salah satu agenda rutin Wakil Bupati Trenggalek yakni melaksanakan program Ngantor di Desa. Tak tanggung – tanggung, Wabup Trenggalek memilih menginap di rumah warga yang jauh dari kata cukup. Hal ini dilakukan sebagai salah satu implementasi janji kampanye waktu itu, dengan begitu Pemerintah Daerah bisa mengetahui langsung perkembangan pembangunan dan kondisi kehidupan warga di pelosok Trenggalek.

“Sejauh ini program Ngantor di Desa sudah dilakukan di beberapa titik, seperti di Desa Tasikmadu, Ngulungkulon, Munjungan dan Pule. Dan bukan kami mengundang para kepala desa untuk datang ke kantor Kecamatan tetapi kami yang datang langsung ke ke kantor Desanya,” ucap Bupati Trenggalek, Kamis (14/12/2017).

Diakui suami Arumi Baschin ini, seperti yang dilakukan di kantor Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo, pihaknya mengajak masyarakat dan Kepala Desa setempat untuk menyelesaikan persoalan terkait penataan kawasan Prigi.

Selanjutnya di Desa Ngulungkulon Kecamatan Munjungan, pihak Pemerintah Daerah bersama – sama untuk membahas persoalan terkait Jalur Lintas Selatan (JLS).

“Memang dalam konteksnya, kami keliling ke tiap – tiap Desa di Kabupaten Trenggalek ini agar mengetahui bagaimana denyut nadi permasalahan desa. Dan bisa bersama – sama membahas dan menemukan titik temu permasalahan untuk arah pembangunan yang lebih baik, ” imbuhnya.

Jadi, lebih lanjut, program Ngantor di Desa sudah direncanakan dan sengaja tidak di publish. Dengan dilakukannya program Ngantor di Desa ini, pihak Pemerintah Daerah bisa memecahkan permasalahan secara bersama – sama para Kepala Desa di kantornya masing – masing. (Ayu Mila Sari/Halu)

Check Also

PRIA DI TRENGGALEK HAJAR SEORANG GURU HINGGA BABAK BELUR

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Akibat pengaruh miras, seorang pria asal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *