Jumat, 21 September 2018, 1:59
Home / PROBOLINGGO / RATUSAN ATLIT ARUNG JERAM IKUTI KEJURNAS DI SUNGAI PEKALEN
Atlit Arung Jeram Menjajal Aliran Sungai Pekalen, Jum'at (22/12/2017), Sumber Foto : Zulkiflie

RATUSAN ATLIT ARUNG JERAM IKUTI KEJURNAS DI SUNGAI PEKALEN

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Sebanyak 22 Tim dari 12 Provinsi, ikut ambil bagian dalam kejuaraan nasional Arung Jeram seri 14, yang digelar aliran sungai Pekalen, desa Condong kecamatan Gading kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Dalam kejurnas tersebut, satu – persatu peserta terdiri dari 4 pendayung, menjajal arus sungai Pekalen sejauh 10 kilometer. Jarak tempuh itu, mulai dari Songa Atas hingga finis Songa Adventure. Ajang kali ini, merupakan seleksi atlet menuju kejuaraan arung jeram internasional di Argentina tahun 2018.

Kejurnas Arung Jeram yang digelar sejak Rabu (20/12), hingga Jumat (22/12/2017). Selain dituntut cepat, peserta juga wajib menjaga perahu tetap seimbang. Pasalnya bebatuan curam dengan arus liar, siap menjepit perahu bahkan membaliknya, jika tak seimbang.

“Sungai ini sangat menantang, karena treknya sempit. Meski tidak ada jeram yang sangat ekstrim, namun jeramnya tidak berhenti – henti (countinus rapid, Red). Jadi kami harus fokus ke arah mana perahu agar tidak sampai tersangkut atau jatuh,” ungkap Amalia Yunita, atlet arung jeram asal Jakarta.

Sementara, pada seri ke 14 kali ini ada 125 atlet dari 22 tim yang berasal dari 12 provinsi. Mereka beradu cepat mendayung dalam 4 kategori berbeda. Diantaranya Sprint, Head To Head, Slalom dan Down River Race. Sedangkan kategori usia, dibedakan dalam junior men, junior women, open women dan youth men.

Ketua FAJI (Federasi Arum Jeram Indonesia), Provinsi Jawa Timur, Imam Santoso mengatakan, adanya kejurnas Arung Jeram merupakan langkah pengenalan terhadap masyarakat, jika Arung Jeram tak hanya untuk wisata. Akan tetapi, merupakan bagian dari olahraga.

Selanjutnya, peserta kejurnas akan mengikuti seri lanjutan, yakni seri 15. Yang rencananya akan digelar di Aceh atau Kalimantan pada awal tahun 2018 nanti. (Zulkiflie/Halu)

Check Also

INI FAKTOR TINGGINYA HARGA JUAL DAUN TEMBAKAU DI PROBOLINGGO

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Selain tidak meratanya masa tanam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *